Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, Nurlely dan Komala Dewi melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Pengajian Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), Rabu (19/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, diikuti para anggota pengajian dengan antusias.
Dalam kegiatan tersebut, Heriansyah menyampaikan materi tentang pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan di tengah berbagai keterbatasan, serta mengajak jamaah untuk terus semangat dalam mempelajari Al-Qur’an dan memahami ajaran Islam secara mendalam. Penyuluhan ini menjadi bagian dari program pembinaan rutin KUA Medan Petisah kepada kelompok binaan di wilayah kerjanya.
Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah dalam tausiyahnya menekankan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih kemuliaan di sisi Allah SWT. “Kemuliaan seseorang di hadapan Allah tidak diukur dari fisik maupun kondisi jasmani, tetapi dari ketakwaannya. Karena itu, mari kita terus memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak para jamaah untuk senantiasa menjaga semangat belajar, khususnya dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an. “Walaupun dengan keterbatasan penglihatan, semangat bapak dan ibu dalam belajar Al-Qur’an adalah contoh luar biasa bagi kita semua. Ini menjadi bukti bahwa hidayah dan cahaya iman itu hadir di dalam hati,” tambahnya.
Ketua Pengajian Pertuni, Hairul menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang terus diberikan oleh KUA Kecamatan Medan Petisah. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran penyuluh agama yang selalu memberikan motivasi dan bimbingan kepada kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab seputar praktik ibadah sehari-hari, mulai dari tata cara wudhu, salat, hingga amalan sunnah yang dapat dikerjakan secara konsisten. Suasana interaktif membuat para jamaah lebih memahami materi yang disampaikan dan merasa lebih percaya diri dalam menjalankan ibadah.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Medan Petisah berharap terjalin sinergi yang kuat antara penyuluh agama dan masyarakat binaan, termasuk komunitas Pertuni. “Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan pembinaan dan pendampingan keagamaan kepada seluruh lapisan masyarakat, agar tercipta masyarakat yang religius dan berakhlak mulia,” tutup penyuluh agama tersebut.

