Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Heriansyah Harahap, M.Ag kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat pada hari Sabtu, 03 Januari 2026. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Majelis Taklim Al-Hasfi dengan mengangkat tema “Pentingnya Menjaga Wudhu”. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh jamaah majelis taklim dengan penuh antusias.
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman umat Islam tentang kedudukan wudhu sebagai syarat sah ibadah, khususnya salat. Dalam penyampaiannya, Heriansyah menekankan bahwa menjaga wudhu bukan hanya bagian dari kebersihan fisik, tetapi juga bentuk kesiapan spiritual seorang muslim dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam tausiyahnya, Heriansyah menyampaikan bahwa wudhu memiliki keutamaan yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. “Wudhu adalah kunci ibadah. Dengan menjaga wudhu, seorang muslim senantiasa berada dalam keadaan suci, baik lahir maupun batin,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa membiasakan diri menjaga wudhu dapat menumbuhkan ketenangan jiwa dan memperkuat kontrol diri dalam berperilaku. “Orang yang terbiasa menjaga wudhu akan lebih berhati-hati dalam ucapan dan perbuatannya, karena ia sadar sedang berada dalam keadaan suci,” tambahnya.
Ketua Majelis Taklim Al-Hasfi, Nadya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran penyuluh agama yang telah memberikan pencerahan kepada jamaah. “Kami sangat bersyukur atas bimbingan yang diberikan. Materi tentang menjaga wudhu ini sangat relevan dan bermanfaat bagi jamaah kami,” ungkapnya.
Para jamaah Majelis Taklim Al-Hasfi tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, ditandai dengan adanya sesi tanya jawab yang berlangsung aktif. Salah satu jamaah menyampaikan bahwa penyuluhan ini memberikan motivasi untuk lebih menjaga wudhu dalam aktivitas sehari-hari. “Kami jadi lebih sadar bahwa wudhu bukan hanya untuk shalat, tetapi juga sebagai penjaga diri,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah berharap nilai-nilai keislaman dapat semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat. “Semoga penyuluhan ini dapat mendorong jamaah untuk membiasakan diri menjaga wudhu dan meningkatkan kualitas ibadah serta akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas penyuluh tersebut.

