Penyuluh Agama Islam KUA Medan Petisah Jadi Juri Lomba Pildacil dan Tahfiz Surah Pendek di Plaza Millennium

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Muhammad Zahid, dipercaya menjadi juri dalam lomba Pildacil (Pemilihan Dai Cilik) dan Tahfiz surah pendek yang diselenggarakan di Plaza Millennium, Medan pada hari Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anak-anak dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan Islam yang ada di Kota Medan.

Acara yang berlangsung meriah tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an serta melatih keberanian mereka dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah sejak usia dini. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menghafal surah-surah pendek serta menyampaikan ceramah singkat dengan penuh percaya diri.

Muhammad Zahid dalam perannya sebagai juri menilai beberapa aspek penting dalam perlombaan tersebut, di antaranya kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, penguasaan materi, serta cara penyampaian dakwah yang menarik dan mudah dipahami. Penilaian ini dilakukan secara objektif agar dapat menghasilkan pemenang yang benar-benar berkualitas.

Menurut Muhammad Zahid, kegiatan seperti ini sangat positif dalam membentuk karakter anak-anak agar lebih dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki keberanian untuk berdakwah. Ia juga mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan yang bernuansa edukatif dan religius di tengah masyarakat.

“Kegiatan lomba Pildacil dan Tahfiz ini sangat baik untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an serta melatih mereka agar berani menyampaikan pesan-pesan kebaikan sejak dini,” ujar Muhammad Zahid saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki kemampuan dalam menyampaikan dakwah Islam dengan baik di tengah masyarakat.

Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan rasa terima kasih kepada para juri yang telah berkenan hadir dan memberikan penilaian dalam kegiatan tersebut. Mereka berharap melalui kegiatan ini akan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *