Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.H.I., kembali melaksanakan pembinaan keagamaan melalui kegiatan tausiah di Majelis Taklim Al Ikhlas, Kelurahan Kesawan, pada Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini diikuti para ibu jamaah majelis taklim yang hadir dengan penuh khidmat untuk menyimak materi yang disampaikan.
Dalam penyampaiannya, H. Abdullah Hakim, S.H.I., mengangkat tema “Empat Kelompok Perempuan yang Masuk Surga”sebagaimana dijelaskan dalam hadis dan nasihat para ulama. Ia menegaskan bahwa Islam adalah agama yang sangat memuliakan perempuan, memberikan kedudukan yang terhormat, serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi perempuan untuk meraih derajat yang tinggi di sisi Allah SWT melalui amal saleh dan akhlak mulia.
“Islam memberikan kedudukan yang mulia kepada perempuan. Siapa pun yang menjaga ibadahnya, memelihara kehormatan, serta menjalankan amanah rumah tangga dengan ikhlas, maka pintu surga terbuka luas baginya,” ujarnya
Beliau menjelaskan bahwa perempuan yang mendapat jaminan surga adalah mereka yang menjaga ibadah, memelihara kehormatan, serta menunaikan amanah rumah tangga dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, perempuan yang menjaga shalat, melaksanakan puasa Ramadan, serta berperilaku sabar dan berakhlak mulia juga termasuk dalam golongan yang dijanjikan surga. Penjelasan tersebut disampaikan secara runtut dan penuh penekanan agar para jamaah dapat memahami dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiahnya, penyuluh juga mengajak para jamaah untuk meneladani kisah-kisah perempuan salehah dalam sejarah Islam, seperti Khadijah al-Kubra, Fatimah az-Zahra, Asiyah, dan Maryam, yang dikenal karena keteguhan iman, ketulusan hati, serta pengabdian yang luar biasa. Menurutnya, keteladanan mereka dapat menjadi motivasi bagi kaum perempuan masa kini dalam menjalankan peran sebagai istri, ibu, maupun anggota masyarakat.
“Keteladanan perempuan-perempuan salehah dalam sejarah Islam harus menjadi inspirasi. Mereka menunjukkan bahwa kemuliaan diraih bukan dengan kemewahan, tetapi dengan iman, kesabaran, dan akhlak yang terjaga.” tambahnya
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh penyuluh, disertai harapan agar jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas senantiasa diberikan kekuatan untuk meningkatkan iman, ilmu, dan amal saleh dalam upaya meraih ridha Allah SWT serta menjadi perempuan-perempuan yang dirindukan surga.

