Penyuluh Agama Islam Medan Baru Ajak Jamaah Tebar Kasih untuk Korban Banjir

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, Syahmuda Nasution, S.Ag., melaksanakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan Keagamaan di Majelis Taklim Al Barkah, Jalan Sei Padang Gang Berkah, Kecamatan Medan Baru, pada Kamis, 25 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh jamaah majelis taklim dalam suasana khidmat dan penuh keakraban.

Dalam bimbingan tersebut, Syahmuda Nasution menyampaikan materi bertema “Menebar Kasih, Meraih Pertolongan Maha Pengasih”. Tema ini diangkat sebagai penguatan nilai kepedulian sosial umat Islam, khususnya dalam menyikapi musibah banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara.

Pada kesempatan itu, ia mengajak jamaah untuk menumbuhkan empati dan solidaritas terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana. Menurutnya, musibah banjir tidak hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga perhatian, doa, dan dukungan moral agar para korban merasa dikuatkan dan tidak sendiri menghadapi ujian.
“Menolong saudara yang sedang tertimpa musibah merupakan bagian dari perintah syariat Islam. Kepedulian dan empati adalah cermin keimanan seorang muslim,” ujar Syahmuda dalam penyuluhannya.

Lebih lanjut, Syahmuda menegaskan pentingnya menghidupkan budaya tolong-menolong dalam kehidupan bermasyarakat, terutama ketika saudara seiman menghadapi musibah. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa pertolongan Allah akan senantiasa menyertai hamba-Nya yang gemar menolong sesama.
“Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan keutamaan sedekah dan berbagi sebagai bentuk kepedulian sosial yang bernilai ibadah. Menurutnya, sedekah tidak hanya meringankan beban sesama, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh keberkahan hidup.

Melalui kegiatan bimbingan penyuluhan keagamaan ini, diharapkan jamaah Majelis Taklim Al Barkah semakin tergerak untuk berperan aktif membantu para korban banjir, baik melalui doa, donasi, maupun aksi nyata di lingkungan masing-masing, sebagai wujud pengamalan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *