Penyuluh Agama Islam Medan Baru Ikuti Pelatihan Media Penyuluhan Berbasis TIK Melalui PINTAR Kemenag

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dengan mengikuti Pelatihan Media Penyuluhan Agama Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui platform PINTAR Kemenag.

Pelatihan ini dilaksanakan secara daring melalui sistem Massive Open Online Course (MOOC) pada laman PINTAR Kemenag dan berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 Desember. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas yang secara berkelanjutan diikuti oleh para penyuluh agama Islam di Kecamatan Medan Baru guna meningkatkan kualitas penyuluhan keagamaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru, Julhaidir Sembiring, dalam arahannya menekankan pentingnya peran penyuluh agama untuk terus mengembangkan kompetensi melalui berbagai pelatihan yang difasilitasi oleh Kementerian Agama, khususnya melalui platform PINTAR Kemenag.

“Para penyuluh agar selalu aktif mengikuti kegiatan pelatihan MOOC dari Kemenag melalui website PINTAR Kemenag. Pelatihan ini sangat penting untuk mendukung tugas penyuluhan yang semakin dinamis dan berbasis teknologi,” ujar Julhaidir.

Salah seorang Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan, turut mengikuti pelatihan media penyuluhan berbasis TIK tersebut dengan penuh kesungguhan. Ia mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran menggunakan perangkat laptop, menyelesaikan setiap materi, serta mengikuti evaluasi akhir dengan hasil yang sangat memuaskan, yakni memperoleh nilai 98, Senin (15/12).

Damri Tambunan mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dalam menunjang tugas kepenyuluhan di lapangan. “Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengembangkan media penyuluhan yang lebih menarik, kreatif, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di era digital saat ini,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru semakin mampu menghadirkan media penyuluhan yang efektif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung program transformasi layanan keagamaan yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *