Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan sebagai upaya penguatan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 26 Desember 2025, bertempat di Majelis Taklim (MT) Nurul Iman, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru.
Pembinaan keagamaan ini disampaikan langsung oleh Rahmat Siregar, S.Pd.I., selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan materi bertema “Balasan Bagi Orang yang Membaca Al-Qur’an”, yang menekankan keutamaan dan kemuliaan bagi umat Islam yang senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Rahmat Siregar menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sumber ketenangan hati, petunjuk hidup, serta mendatangkan pahala berlipat ganda sebagaimana dijanjikan dalam ajaran Islam. Ia juga mengajak jamaah untuk tidak hanya membaca, tetapi memahami dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
“Membaca Al-Qur’an adalah ibadah yang mulia. Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala, namun akan lebih sempurna apabila Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rahmat Siregar.
Kegiatan pembinaan berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan dan antusiasme. Para jamaah Majelis Taklim Nurul Iman menyimak materi dengan penuh perhatian serta mengikuti rangkaian pembinaan hingga selesai.
Para jamaah menyambut baik kegiatan pembinaan keagamaan tersebut dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Mereka menilai pembinaan ini memberikan motivasi dan dorongan spiritual untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas iman serta takwa.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru terus berkomitmen menghadirkan dakwah yang menyejukkan dan mencerahkan, sekaligus memperkuat kecintaan umat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.

