Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru, Syahmuda Nasution, S.Ag., melaksanakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan di Majelis Ta’lim Masjid Al-Fajar, Jalan Harapan Pasti No. 50, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, pada Ahad, 7 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh jamaah yang datang dari berbagai kalangan untuk memperdalam pemahaman keagamaan.
Dalam taushiahnya, Syahmuda Nasution mengangkat tema penting: “Dzikrul Maut dan Qasiril Amal (Mengingat Kematian & Memendekkan Angan-Angan)”. Beliau menekankan bahwa kematian adalah sebuah kepastian yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun, sehingga setiap mukmin dituntut untuk selalu mengingatnya sebagai bentuk latihan diri untuk tetap waspada dan memperbaiki kualitas hidup.
“Kematian akan datang merenggut setiap jiwa. Tidak seorang pun mampu lari darinya. Justru dengan mengingat kematian, kita terdorong untuk memperbanyak amal terbaik sebagai bekal sebelum ajal tiba,” tutur beliau dalam ceramahnya yang penuh keteduhan.
Syahmuda juga mengajak jamaah agar memanfaatkan waktu dan kesempatan hidup yang masih diberikan oleh Allah dengan sebaik mungkin. Menurutnya, memendekkan angan-angan menjadi kunci agar seseorang tidak tenggelam dalam urusan dunia yang melalaikan, tetapi fokus pada amal shalih dan persiapan akhirat.
Jamaah terlihat khusyuk dan tersentuh dengan penyampaian beliau. Banyak dari peserta mengaku mendapatkan sudut pandang baru bahwa mengingat kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan, tetapi cara untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan.
Kegiatan penyuluhan ditutup dengan doa bersama agar seluruh jamaah diberikan keistiqamahan dalam beribadah serta dikaruniai husnul khatimah. KUA Medan Baru berharap kegiatan seperti ini terus memberikan pencerahan dan membangun kesadaran spiritual masyarakat.

