Penyuluh Agama Islam Medan Baru Terima Audiensi Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan, menerima audiensi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) Medan, jurusan Manajemen Dakwah, dalam rangka kegiatan perkuliahan mata kuliah Public Relations. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Jalan Ramlan Yatim, Medan.

Audiensi ini bertujuan untuk menggali informasi terkait peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan dalam menciptakan dan menjaga kerukunan umat beragama, serta strategi pemanfaatan media sosial dalam mendukung tugas-tugas FKUB.

Dalam pemaparannya, Damri Tambunan yang juga menjabat sebagai Sekretaris FKUB Kota Medan menegaskan bahwa FKUB memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga harmoni sosial di Kota Medan.

“FKUB berperan sebagai wadah dialog antarumat beragama, penyalur aspirasi masyarakat, sekaligus mediator dalam menyelesaikan potensi konflik sosial yang bernuansa keagamaan. Di kota yang majemuk seperti Medan, peran ini sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kedamaian,” ujar Damri.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang efektif di era digital.

“Media sosial harus dimanfaatkan secara bijak dan profesional untuk menyampaikan pesan-pesan moderasi beragama, toleransi, serta kegiatan FKUB kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Jika dikelola dengan baik, media sosial dapat membangun citra positif dan meningkatkan partisipasi publik,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN-SU Medan menyampaikan bahwa audiensi tersebut memberikan pengalaman dan pemahaman baru terkait praktik kehumasan di lembaga keagamaan.

“Kami mendapatkan gambaran nyata bagaimana peran public relations dijalankan dalam lembaga seperti FKUB, terutama dalam membangun komunikasi lintas iman dan menjaga kerukunan umat beragama,” ungkapnya.

Melalui audiensi ini, diharapkan dapat menambah wawasan akademik mahasiswa serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan para pemangku kepentingan dalam upaya mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis dan damai di Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *