Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Medan Petisah, Heriansyah Harahap, M.Ag dan Muhammad Zahid Nasution, M.Ag kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendampingan spiritual kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan di Lembaga Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba yang berada di wilayah Medan Petisah. Jumat (12/12/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh para warga binaan rehabilitasi yang antusias menerima bimbingan keagamaan sebagai bagian dari proses pemulihan mereka. Dalam penyuluhan tersebut, Heriansyah menyampaikan pentingnya memperkuat iman, memperbaiki diri, serta menjadikan ujian hidup sebagai jalan kembali menuju kebaikan.
Penyuluh menekankan bahwa perubahan dimulai dari niat yang tulus serta kesungguhan dalam memperbaiki diri. Ia juga mengajak warga binaan untuk memperbanyak doa, memperbaiki ibadah, serta membangun lingkungan yang mendorong pada kebaikan. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh empati, penyuluh berharap bimbingan ini dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk bangkit dan menata masa depan yang lebih baik.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah. Tidak ada kata terlambat untuk kembali kepada Allah selama kita mau berusaha dan membuka diri untuk bimbingan-Nya. Rehabilitasi bukan sekadar tempat pemulihan fisik, tetapi juga ruang untuk memperbaiki hati dan memperkuat iman,” ujar Heriansyah Harahap dalam penyampaiannya.
Sementara itu, Muhammad Zahid Nasution turut menegaskan pentingnya menjaga komitmen setelah keluar dari rehabilitasi.
“Kami berharap bimbingan ini menjadi bekal bagi saudara-saudara semua. Ketika kembali ke masyarakat, tetaplah jaga lingkungan pergaulan, perbanyak aktivitas positif, dan tanamkan kesadaran bahwa hidup yang berkah dimulai dari pilihan yang benar,” ungkapnya.
Pihak lembaga rehabilitasi mengapresiasi kehadiran dan kontribusi KUA Medan Petisah dalam memberikan dukungan spiritual yang dinilai sangat membantu proses pemulihan para warga binaan.
Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, diharapkan warga rehabilitasi dapat terus termotivasi untuk menjauhi perilaku negatif, memperkuat akhlak, serta menjalani hidup sesuai tuntunan agama sebagai langkah menuju masa depan yang lebih cerah.

