Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Hekdi Jojada Sinaga, S.Fil., dan Roni Antonius Sitanggang, S.Fil., memberikan materi tentang Viatikum kepada peserta Pelayan Luar Biasa Komuni Suci (PLBKS) pada Senin (30/03/2026). Kegiatan ini berlangsung di aula Kuasi Paroki Santo Fransiskus Xaverius Simalingkar B, Jalan Bunga Bangsa No. 17, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.
Materi Viatikum yang disampaikan merupakan bagian penting dalam pelayanan Gereja Katolik, khususnya bagi umat yang sedang menghadapi kondisi kritis atau menjelang ajal. Viatikum sendiri adalah komuni kudus (Ekaristi) yang diberikan sebagai bekal rohani terakhir bagi umat dalam perjalanan menuju kehidupan kekal.
Dalam pemaparannya, Hekdi Jojada Sinaga menekankan pentingnya pemahaman mendalam bagi para pelayan komuni agar mampu menjalankan tugas dengan penuh iman dan tanggung jawab. Ia juga mengingatkan bahwa pelayanan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kasih dan kepedulian Gereja kepada umat yang membutuhkan penguatan iman di saat-saat terakhir.
“Kami berharap para peserta dapat memahami makna Viatikum secara utuh sehingga mampu melayani dengan penuh empati dan ketulusan,” ujar Hekdi Jojada dalam keterangannya.
Sementara itu, Roni Antonius Sitanggang menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi bekal penting bagi para PLBKS dalam menjalankan tugas pastoral di tengah umat. “Pelayanan Viatikum adalah tugas mulia yang membutuhkan kesiapan spiritual dan pemahaman yang baik agar dapat membawa penghiburan dan harapan bagi umat,” ungkapnya.

