Penyuluh Agama Katolik Kemenag Medan Ikuti Diklat Pembekalan P2DPP dan Rekoleksi Pengurus Gereja di Catholic Center KAM

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Roni Antonius Sitanggang, S.Fil., menghadiri kegiatan Diklat Tim Pembekalan P2DPP dan Tim Rekoleksi Pengurus Gereja yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 hingga Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Catholic Center – Pusat Pembinaan Umat Keuskupan Agung Medan atau CC-PPU (Catholic Center – Pusat Pembinaan Umat) Karang Sari, RT 1/RW 01, Desa Tambun Nabolon, Kota Pematangsiantar.

Kegiatan pembekalan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Pastor Konrad Situmorang, OFM.Cap selaku Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Agung Medan, serta Romo Ignatius L. Madya Utama, SJ yang merupakan Direktur Spiritualitas Seminari Tinggi St. Petrus Sinaksak. Para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan dengan pelayanan pastoral dan pembinaan pengurus gereja di tingkat paroki.

Dalam sesi pemaparan materi, Pastor Konrad Situmorang menyampaikan materi mengenai Pedoman Pelayanan Dewan Pastoral Paroki (P2DPP). Ia menekankan pentingnya pemahaman yang baik mengenai pedoman pelayanan agar para pengurus gereja mampu menjalankan tugas pastoral secara terarah dan sesuai dengan semangat pelayanan Gereja.

“Pedoman pelayanan ini menjadi dasar agar para pengurus paroki dapat bekerja bersama secara terstruktur, saling melengkapi, dan berorientasi pada pelayanan umat,” ujar Pastor Konrad Situmorang.

Sementara itu, Romo Ignatius L. Madya Utama memberikan materi mengenai pelayanan pastoral serta konsep rekoleksi bagi pengurus gereja. Ia menegaskan bahwa rekoleksi menjadi sarana penting bagi para pengurus gereja untuk memperbarui semangat pelayanan dan memperdalam kehidupan rohani.

“Rekoleksi membantu para pengurus gereja untuk berhenti sejenak dari rutinitas pelayanan, merefleksikan panggilan mereka, dan memperbarui komitmen untuk melayani umat dengan hati yang lebih tulus,” ungkap Romo Ignatius L. Madya Utama.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu membekali tim paroki dalam melaksanakan pembekalan bagi pengurus gereja serta menyelenggarakan rekoleksi yang membantu para pengurus memperdalam spiritualitas dan meningkatkan kualitas pelayanan pastoral bagi umat di setiap paroki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *