Medan (Humas) Dalam rangka mendukung program Sinode Diosesan VII Keuskupan Agung Medan, penyuluh agama Katolik KUA Medan Sunggal terlibat dalam pertemuan Sinode. Pertemuan Sinode dengan materi Fokus A “Teman Seperjalanan” berlangsung dengan lancar dan penuh suasana persaudaraan pada Selasa, (3/3/ 2026).
Kegiatan ini dilaksanakan di Lingkungan St. Aloysius Gonzaga, Stasi Sunggal, tepatnya di rumah keluarga Naibaho/Br. Tanggang, Jl. Tapian Nauli Pasar III Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.
Pertemuan Sinode ini mendalami kisah Murid-murid dari Emaus (Lukas 24:13–35) yang mengajak umat untuk merefleksikan makna kebersamaan dan perjalanan iman dalam kehidupan menggereja. Suasana diskusi terasa hangat dan terbuka, di mana umat dengan antusias menyampaikan pandangan, pengalaman, serta harapan mereka bagi perkembangan Gereja ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Roni Sitanggang turut mendengarkan berbagai masukan dari umat mengenai dinamika hidup menggereja di lingkungan. Semangat kebersamaan dan keterbukaan yang terbangun dalam pertemuan ini menjadi wujud nyata Gereja yang berjalan bersama sebagai teman seperjalanan dalam iman.(RS/PAI)

