Penyuluh Agama Kristen Gelar Pelayanan Rohani Bagi Warga Binaan Polsek Medan Tembung

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan kegiatan Pelayanan Rohani (Bimroh) bagi warga binaan di Polsek Medan Tembung, Jalan Letda Sujono No. 50, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung. Rabu (19/11/2025).Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pembinaan keagamaan yang bertujuan memperkuat moral, mental, dan spiritual warga binaan, sekaligus mengajak mereka untuk melakukan refleksi diri melalui doa dan renungan selama dua jam.

Dalam pendampingan tersebut, Jepri Hutabarat, S.Th, hadir sebagai pengkhotbah bersama sembilan penyuluh lainnya dari Kementerian Agama Kota Medan. Ia membawakan renungan berdasarkan Ibrani 4:12 tentang firman Allah yang hidup dan kuat, yang mampu menyingkapkan pikiran dan niat hati manusia. “Firman Tuhan bukan sekadar dibaca, tetapi bekerja seperti cahaya yang menembus gelap. Tidak ada niat maupun pikiran yang luput dari penglihatan Tuhan. Pertobatan, kejujuran, dan kesediaan untuk berubah menjadi dasar menata masa depan kita,” ujar Jepri dalam sesi renungan.

Renungan ini mendorong warga binaan untuk menyadari kekeliruan masa lalu, membuka hati terhadap pembaruan spiritual, dan menata kembali hidup dengan prinsip moral yang lebih baik. Dalam perspektif ekoteologi, proses pembinaan ini diibaratkan seperti tanah yang digemburkan kembali agar bisa menumbuhkan kehidupan baru.

Kegiatan Bimroh berlangsung khidmat dan mendapat respons positif dari peserta. Suasana pembinaan semakin bermakna saat sesi doa bersama dilangsungkan, yang menjadi simbol kebersamaan dan penguatan spiritual. “Doa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perubahan itu mungkin, asalkan kita membuka hati dan menyerahkan diri kepada Tuhan,” kata salah satu penyuluh yang hadir.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang turut dihadiri AKP Ras Maju Tarigan, Kapolsek Medan Tembung. Kehadiran pihak kepolisian menunjukkan sinergi yang kuat antara pembinaan keagamaan dan upaya penegakan hukum dalam membantu warga binaan menemukan jati diri serta arah hidup yang lebih baik.

Melalui program ini, diharapkan para warga binaan dapat meninggalkan masa lalu yang kelam dan bangkit dengan harapan baru. Kegiatan Bimroh yang digiatkan oleh Kementerian Agama Kota Medan menjadi wahana penting dalam menumbuhkan karakter yang bermartabat, berintegritas, dan selaras dengan nilai-nilai Moderasi Beragama. Seperti alam yang memulihkan dirinya ketika dijaga dan dirawat, demikian pula hidup manusia diperbarui ketika dibimbing oleh kebenaran Tuhan yang menyingkapkan segala sesuatu dan menguji niat serta pikiran hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *