Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen Kota Medan melaksanakan kegiatan penyuluhan rohani bagi para militer yang sedang menjalani masa pembinaan di Lembaga Masmil 1 Medan. Kegiatan ini berlangsung Jumat, 14 November 2025, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gereja Oikumene Lemasmil 1 Medan yang berlokasi di Jl. Pantai Timur, Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.
Penyuluhan rohani dilaksanakan dalam bentuk ibadah bersama yang diisi dengan khotbah dan renungan firman Tuhan. Ibadah dipimpin oleh Lamtota Manalu, yang bertindak sebagai pengkhotbah. Pada kesempatan tersebut, ia membawakan renungan bertema “Integritas”, yang dikuatkan melalui pembacaan ayat firman Tuhan dari Filipi 4:8.
Dalam khotbahnya, Lamtota Manalu menegaskan bahwa integritas merupakan pilar utama kehidupan seorang prajurit. Ia menyampaikan bahwa kekuatan fisik saja tidak cukup, karena seorang militer juga membutuhkan keteguhan moral, disiplin, dan kesetiaan terhadap nilai-nilai kebenaran.
“Bagi para militer dalam masa pembinaan, ayat ini menjadi pengingat bahwa perubahan hidup dimulai dari perubahan cara berpikir. Bila pikiran dipenuhi hal-hal yang baik, maka keputusan dan tindakan pun akan sejalan dengan kehormatan seorang prajurit yang berintegritas,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa nilai integritas tidak hanya menjadi pedoman selama masa pembinaan, tetapi juga menjadi bekal penting bagi para binaan ketika kembali menjalani kehidupan bermasyarakat. Dengan integritas, seseorang akan mampu menjaga kehormatan diri, keluarga, serta institusi yang pernah menaunginya.
Kegiatan penyuluhan rohani ini berlangsung dengan khidmat. Para militer yang mengikuti ibadah tampak antusias dan serius menyimak pesan-pesan rohani yang disampaikan. Suasana penuh ketenangan dan kekuatan spiritual terasa selama ibadah berlangsung, memberikan motivasi dan semangat baru bagi para binaan.
Penyuluhan seperti ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan mental dan karakter di Lemasmil 1 Medan, sekaligus menjadi sarana bagi para militer untuk memperbaiki diri, memperkuat nilai-nilai moral, dan mempersiapkan diri kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan lebih bertanggung jawab.
Kementerian Agama Kota Medan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pembinaan rohani seperti ini sebagai bagian dari upaya membentuk pribadi yang berkarakter, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

