Medan (Humas) — Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Kota Medan terus memperkuat komitmen pembinaan spiritual melalui pelayanan rohani kepada anak-anak di Lembaga Kesejahteraan Anak (LKA) Dewi Karunia Indonesia yang berlokasi di Jalan Helvetia Raya No. 164, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025.
Pelayanan rohani ini mengusung nilai ekoteologi dan pemulihan karakter sebagai upaya membangun kesadaran anak-anak bahwa manusia merupakan bagian utuh dari ciptaan Tuhan. Pembinaan tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas keagamaan, tetapi sebagai proses menumbuhkan karakter yang berlandaskan kasih, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan hidup.
Tim Penyuluh Agama Kristen yang dipimpin oleh Verawati Butar-butar selaku pengkhotbah, didampingi Saronisa Ginting, Basaria Sitorus, Devy Purba, dan Mahla Tarigan, disambut dengan penuh kehangatan oleh anak-anak dan para pengasuh. Kehadiran para penyuluh menegaskan bahwa setiap anak memiliki martabat yang mulia dan berharga sebagai ciptaan Tuhan yang patut dibina dan dikuatkan secara spiritual maupun karakter.
Dalam khotbahnya yang berlandaskan Kitab Filemon 1:8–22, Verawati Butar-butar menekankan pentingnya pengampunan sebagai fondasi utama dalam pemulihan karakter. Ia menjelaskan bahwa pengampunan bukan hanya ajaran iman, tetapi juga kekuatan yang memulihkan relasi antarmanusia.
“Pengampunan adalah pintu pemulihan. Ketika seseorang belajar mengampuni, ia sedang memulihkan dirinya sendiri dan lingkungannya. Inilah wujud kasih Kristus yang harus terus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak,” ujar Verawati Butar-butar.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa nilai ekoteologi mengajarkan anak-anak untuk memahami keterkaitan antara iman, karakter, dan tanggung jawab menjaga ciptaan Tuhan.
“Anak-anak perlu disadarkan bahwa karakter yang baik tidak hanya terlihat dari sikap kepada sesama manusia, tetapi juga dari kepedulian terhadap lingkungan. Merawat ciptaan Tuhan adalah bagian dari iman yang hidup,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh anak binaan, pengasuh, dan tim penyuluh dalam suasana penuh kebersamaan. Pihak pengasuh LKA Dewi Karunia Indonesia menyampaikan apresiasi atas pelayanan rohani tersebut yang dinilai memberikan dampak positif dalam membentuk sikap, pola pikir, dan karakter anak-anak ke arah yang lebih baik.
Menutup rangkaian kegiatan, pengasuh LKA Dewi Karunia Indonesia menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Diharapkan nilai-nilai pemulihan karakter dan kesadaran ekoteologi yang ditanamkan melalui kegiatan ini dapat terus bertumbuh dan menjadikan anak-anak sebagai generasi yang beriman, berkarakter, serta peduli terhadap keutuhan ciptaan Tuhan di masa mendatang.

