Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Belawan, Muhammad Fathul Husni, S.HI., bertindak sebagai khatib dan imam Sholat Jumat di Masjid Al-Abrar KODAERAL I Angkatan Laut Belawan, Jumat (16/1/2026).
Dalam khutbahnya, Muhammad Fathul Husni menekankan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat dan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Ia mengajak jamaah menjadikan peristiwa besar tersebut sebagai sarana refleksi spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa Isra’ Mi’raj adalah peristiwa yang bersifat supra-rasional, melampaui batas kemampuan akal manusia. Menurutnya, akal tidak digunakan untuk menolak kebenaran peristiwa tersebut, melainkan untuk merenungkan keagungan dan kekuasaan Allah SWT.
“Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa yang melampaui nalar manusia. Akal kita digunakan untuk merenungkan keagungan Tuhan dan mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut,” ujar Muhammad Fathul Husni dalam khutbahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keimanan yang kuat menjadi landasan utama dalam menyikapi peristiwa Isra’ Mi’raj. Dengan iman yang kokoh, seorang Muslim akan meyakini bahwa segala sesuatu dapat terjadi atas kehendak Allah SWT.
“Sementara iman yang teguh akan meyakini bahwa segala sesuatu mungkin terjadi atas kehendak Allah SWT, tanpa batasan apa pun,” tambahnya.
Khutbah Jumat tersebut berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh jamaah. Melalui penyampaian hikmah Isra’ Mi’raj, diharapkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan semakin tertanam dalam diri umat Islam, khususnya dalam menjaga kualitas ibadah dan hubungan dengan Allah SWT.

