Medan (Humas) Sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan penguatan spiritual bagi masyarakat, Penyuluh Agama dari Kantor Urusan Agama (KUA) di Kota Medan melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (BP) Rohani kepada warga binaan di Rumah Terapi Korban Penyalahgunaan Narkoba Yayasan Kasih Anugerah Jati (YKAJ), Jl. Seroja Raya, Medan, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi penyuluh lintas agama dan lintas kecamatan guna memberikan motivasi moral bagi para korban penyalahgunaan narkoba agar memiliki harapan baru untuk masa depan.
Hadir sebagai narasumber, Sindar Purba, S.Th., M.Pd, Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal, menekankan pentingnya memaknai keberadaan diri melalui materi bertajuk “Hidup Adalah Bukan Sesaat”. Beliau mengajak para warga binaan untuk melihat jauh ke depan dan tidak menyerah pada kesalahan masa lalu.
Senada dengan hal tersebut, Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd, Penyuluh Agama Kristen dari KUA Medan Perjuangan, memberikan penguatan psikologis melalui materi “Apa yang Kamu Pikirkan”. Ia menekankan bahwa pemulihan dimulai dari pola pikir yang positif dan kemauan untuk bertransformasi.
Sementara itu, dari perspektif agama Islam, Paidi, S.Ag, Penyuluh Agama Islam, menyampaikan materi menyentuh bertema “Kamu Adalah Generasi yang Harus Dirawat”. Beliau mengingatkan bahwa setiap individu adalah aset berharga bangsa dan agama yang layak mendapatkan kesempatan kedua untuk pulih dan berkarya kembali di tengah masyarakat.
Kegiatan BP Rohani ini diharapkan menjadi stimulus bagi warga binaan di YKAJ untuk mempertebal iman sebagai fondasi utama dalam melepaskan diri dari ketergantungan narkoba. Sinergi antar-penyuluh ini juga menjadi bukti nyata kerukunan umat beragama di Kota Medan dalam misi kemanusiaan.(SP/PAI).

