Medan (Humas) —Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan yang bertugas di Kecamatan Medan Tembung melaksanakan kegiatan bimbingan penyuluhan bagi generasi muda Remaja Masjid Hidayatullah, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh antusias.
Kegiatan ini diisi oleh Suriadi, S.Ag, yang membawakan materi bertema “Posisi Anak dalam Al-Qur’an”. Dalam pembukaannya, Suriadi menyampaikan bahwa topik ini penting untuk dipahami generasi muda dan para calon orang tua masa depan. “Anak adalah amanah besar dari Allah. Jika kita memahami kedudukannya dalam Al-Qur’an, maka kita akan lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam mendidik,” ujarnya.
Suriadi menjelaskan bahwa anak merupakan titipan Allah SWT yang membutuhkan perhatian, bimbingan, dan pendidikan yang benar. Ia menekankan bahwa keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter anak. “Pendidikan yang baik akan melahirkan generasi sholeh dan sholehah. Dampaknya bukan hanya bagi orang tua, tetapi juga bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Dalam penyampaiannya, Suriadi menguraikan beberapa perspektif Al-Qur’an tentang kedudukan anak. Anak disebut sebagai amanah yang harus dijaga dan disertai tanggung jawab besar. Anak juga digambarkan sebagai perhiasan kehidupan, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Kahfi ayat 46, yang menunjukkan bahwa keberadaan mereka membawa kebahagiaan dan keindahan bagi orang tua.
Ia kemudian menjelaskan bahwa anak bisa menjadi fitnah atau ujian bagi orang tua ketika mereka lalai dalam mendidik, sebagaimana diperingatkan dalam QS. At-Taghābun ayat 15. “Jika pendidikan diabaikan, maka anak bisa menjadi ujian yang berat. Karena itu, bimbingan tidak boleh terputus,” tegasnya.
Lebih lanjut, Suriadi juga mengingatkan bahwa anak yang tumbuh dengan pendidikan yang benar akan menjadi penyejuk hati, sesuai dengan QS. Al-Furqān ayat 74. Namun ia menekankan pula bahwa Al-Qur’an memberikan peringatan dalam QS. At-Taghābun ayat 14 bahwa anak bisa menjadi musuh bagi orang tua jika tidak dibimbing dengan baik. “Ayat ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi sebagai pengingat agar kita tidak salah arah dalam mendidik,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, para remaja masjid diharapkan semakin memahami nilai-nilai Qur’ani terkait pendidikan anak serta termotivasi untuk menjadi generasi yang berakhlakul karimah. Kegiatan penyuluhan ini juga menjadi upaya KUA Medan Tembung dalam memperkuat pembinaan keagamaan bagi generasi muda di wilayahnya.

