Penyuluh Agama Medan Area Hadirkan Tausiah Ketabahan pada Majelis Taklim Jami

Medan (Humas) — Penyuluh Islam KUA Medan Area, Amri, S.HI melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan sebagai bagian dari penguatan spiritual masyarakat di tingkat kecamatan. Majelis taklim yang menjadi salah satu pusat pembinaan keagamaan nonformal di Kota Medan. Kegiatan tersebut sekaligus memperingati satu tahun wafatnya suami dan anak dari jamaah Majelis taklim Santi Juliani, menjadikan suasana majelis taklim sarat dengan pengajian, doa, dan penghiburan hati bagi keluarga serta jamaah yang hadir.

Dalam penyampaiannya, Amri menekankan pentingnya kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian hidup. Tausiah bertemakan musibah dan keteguhan iman ini relevan dengan momen peringatan wafat, sekaligus memberi kekuatan rohani bagi keluarga yang ditinggalkan. Beliau juga mengingatkan bahwa musibah merupakan bagian dari takdir Allah yang mengandung hikmah, serta mengajak jamaah untuk memperkuat hubungan dengan Allah melalui salat, dzikir, dan doa.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari pembinaan penyuluh agama Kementerian Agama Kota Medan yang secara rutin melibatkan pengurus majelis taklim dari berbagai kecamatan. Program ini juga selaras dengan upaya KUA Kecamatan Medan Area dan Kantor Kementerian Agama Kota Medan dalam mendorong penguatan majelis taklim sebagai wadah pemberdayaan umat, peningkatan literasi keagamaan, serta penguatan karakter religius masyarakat. Penyuluhan yang dilakukan Ustadz Amri mencerminkan peran aktif penyuluh agama dalam menghadirkan pendampingan spiritual yang humanis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Di Kota Medan, majelis taklim memang memiliki posisi penting sebagai pusat pembelajaran keagamaan masyarakat. Di Kecamatan Medan Area khususnya, kegiatan-kegiatan taklim banyak digelar untuk memperkuat pemahaman agama, memperkokoh solidaritas sosial, serta mendampingi warga yang mengalami musibah atau duka. Model penyuluhan seperti ini menjadi sarana efektif untuk menyebarkan nilai-nilai keislaman yang menguatkan dan menenteramkan, sekaligus menghubungkan masyarakat dengan pembinaan reguler yang dilakukan oleh Kementerian Agama.

Dengan adanya kegiatan ini, Majelis Taklim Jami Kecamatan Medan Area diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat edukasi dan pembinaan umat. Kehadiran penyuluh agama menjadi bagian penting dalam memastikan dakwah yang disampaikan tetap relevan, menyejukkan, dan memberikan manfaat nyata bagi jamaah serta masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *