Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan dan Medan Kota, Ikhwan turut mendampingi Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumatera Utara dalam penyerahan bantuan untuk korban banjir yang terjadi di wilayah Sumatera Utara pada awal Desember lalu. Bantuan tersebut diserahkan langsung ke Posko Bencana Sumatera Utara di Jl A.H. Nasution, Medan. (9/12)
LPTQ Sumatera Utara sebelumnya telah membuka donasi melalui rekening resmi lembaga untuk membantu masyarakat terdampak banjir. Selama kurang lebih 12 hari, donasi dari para dermawan berhasil terkumpul, baik dalam bentuk uang, bahan pokok, maupun pakaian layak pakai.
Pada kesempatan tersebut, hadir Kepala Biro Kesra Pemprovsu Abu Kosim, Ketua Harian LPTQ Sumatera Utara H. Muhammad Yasir Tanjung, Wakil Ketua H. Burhanuddin Damanik, Bendahara H. Azhari Akmal Tarigan, serta anggota LPTQ Sumut H. Syukri Albani Nasution. Turut hadir pula penyuluh agama, Damri Tambunan dan Ikhwan.
Bantuan tersebut langsung di terima oleh sekretaris posko darurat bencana Sumatera Utara, Ade Sofianta, yang juga merupakan Kepala Biro Otonomi Daerah Sumatera Utara.
Damri Tambunan, yang juga merupakan wakil sekretaris LPTQ Sumut ini, menjelaskan bahwa seluruh bantuan telah diserahkan kepada Posko darurat bencana Sumatera Utara untuk kemudian didistribusikan ke daerah-daerah yang paling terdampak banjir.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap pendistribusian melalui posko dapat berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Damri Tambunan.
Sebagai penyuluh agama, ia juga mengajak seluruh penyuluh untuk turut berperan menyampaikan kepada masyarakat binaan agar saling membantu dan memberikan dukungan kepada para korban melalui posko resmi yang telah disiapkan pemerintah.
Adapun bantuan yang disalurkan oleh LPTQ Sumatera Utara meliputi Mie instan: 35 kotak, Air mineral cup: 20 kotak, Pempes anak-anak (ukuran M, L, XL): 3 kotak, Biskuit kering: 36 kotak dan Pakaian layak pakai: 29 pack
Penyerahan bantuan ini menjadi wujud kepedulian LPTQ Sumatera Utara serta para penyuluh agama terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah, sekaligus menguatkan solidaritas sosial di tengah bencana.

