Penyuluh Katolik dan Kristen Ajak Lansia Panti Jompo Guna Budi Bakti Berserah Diri kepada Tuhan

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik dan Kristen Kementerian Agama Kota Medan berkolaborasi memberikan layanan rohani kepada orang tua lanjut usia di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti, Martubung, Kota Medan, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 30 orang lansia dan dilaksanakan dalam bentuk doa bersama serta ibadat sederhana.

Bertempat di aula panti, para penyuluh mengajak para opa dan oma yang telah mengalami berbagai keterbatasan fisik untuk semakin berserah diri kepada Tuhan serta mengandalkan penyelenggaraan Ilahi dalam setiap situasi hidup. Renungan disampaikan dengan berlandaskan Injil Markus 1:29–35, yang mengisahkan orang-orang sakit dan kerasukan setan datang kepada Yesus untuk memperoleh kesembuhan.

Dalam renungannya, Marulam Nainggolan, S.S., menegaskan pentingnya iman dan keterbukaan hati dalam menghadapi penderitaan. “Kita sering memandang diri sebagai orang yang paling menderita. Hal ini kerap terjadi karena iman kita kepada Tuhan melemah sehingga kita enggan datang kepada-Nya. Mental yang tertutup dan sikap egois dapat menghalangi kita untuk mengalami rahmat Tuhan. Dibutuhkan kerendahan hati dan keterbukaan untuk datang kepada Tuhan sambil membawa segala kelemahan diri melalui doa,” ujarnya.

Para lansia tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka aktif merespons ajakan penyuluh untuk mendalami Firman Tuhan serta menyanyikan lagu-lagu pujian. Suasana doa berlangsung hangat dan penuh sukacita. “Saya berbahagia menjalani hidup. Setiap pagi, dalam doa saat bangun tidur, saya merasakan kebaikan Tuhan melalui udara segar dan hari yang baru,” ungkap salah seorang opa.

Sebagian besar penghuni Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti merupakan lansia dengan kebutuhan khusus yang sangat membutuhkan perhatian, pendampingan, dan penguatan rohani secara berkelanjutan.

Pelayanan penyuluhan rohani ini juga terlaksana berkat kerja sama yang baik dengan staf panti, yang turut berperan sebagai pemandu lagu dan penata layar. Dari jajaran penyuluh Agama Kementerian Agama Kota Medan, kegiatan ini dihadiri oleh Torang Berutu, Maruli Siburian, Leonhard Hutagalung, Tiurma Butarbutar, dan Natalina Hutagalung.

Melalui kegiatan ini, para penyuluh berharap para lansia semakin dikuatkan dalam iman, mampu menerima kondisi hidup dengan penuh syukur, serta merasakan kehadiran Tuhan yang setia menyertai mereka hingga masa lanjut usia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *