Penyuluh Kemenag Medan Laksanakan Bimluh di RSJ Bina Karsa, Mahasiswa STIKes AUDI Medan Turut Jadi Peserta

Medan (Humas) — Harapan akan kesembuhan dan pemulihan menjadi pesan utama yang dibawa penyuluh Kristen Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Medan dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) rutin di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bina Karsa Medan, Jalan Pales III, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan rohani bagi pasien sekaligus bentuk dukungan spiritual dalam proses pemulihan kesehatan jiwa.

Dalam pelaksanaan tugas kali ini, Drammes Lumbantobing, S.Th, M.Pd.K selaku penyuluh Kristen Kecamatan Medan Perjuangan bersama Sindar Purba, M.Pd selaku penyuluh Kristen Kecamatan Sunggal membawakan materi dengan tema “Bagi Tuhan Tidak Ada Yang Mustahil.”

Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti para pasien kelompok binaan. Turut hadir pula mahasiswa Keperawatan STIKes AUDI Medan yang sedang menjalani praktik lapangan. Para mahasiswa membaur bersama pasien sebagai peserta untuk mendengarkan siraman rohani yang disampaikan.

Dalam penyampaiannya, Drammes Lumbantobing menegaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri dan iman para pasien dalam menghadapi proses pemulihan.

“Kami ingin menyampaikan pesan yang kuat bahwa dalam kondisi seberat apa pun, termasuk pergumulan kesehatan jiwa yang sedang dialami saudara-saudara kita di sini, tangan Tuhan sanggup memulihkan. Sesuai tema kita hari ini, ‘Bagi Tuhan Tidak Ada Yang Mustahil’, kami ingin harapan itu terus menyala di hati setiap pasien,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Sindar Purba menjelaskan bahwa kehadiran mahasiswa STIKes AUDI Medan juga menjadi momen edukatif yang penting, khususnya dalam memahami peran pendekatan spiritual sebagai bagian dari proses penyembuhan pasien.

“Para mahasiswa AUDI ikut mendengarkan bagaimana firman Tuhan tentang kemahakuasaan Allah disampaikan. Ini penting agar mereka memahami bahwa pendekatan spiritual adalah jembatan untuk membangkitkan semangat hidup pasien, melengkapi perawatan medis yang mereka pelajari,” tutur Sindar.

Suasana haru bercampur sukacita terasa ketika penyuluh mengajak seluruh peserta, baik pasien maupun mahasiswa, untuk mengamini bahwa kesembuhan adalah harapan nyata bagi setiap orang yang percaya. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama bagi pemulihan pasien serta kelancaran tugas tenaga medis dan mahasiswa yang sedang menjalani praktik.

Konsistensi Drammes Lumbantobing dan Sindar Purba dalam melayani di RSJ Bina Karsa menjadi wujud nyata komitmen penyuluh Kristen Kemenag Medan dalam menghadirkan pelayanan rohani yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *