Penyuluh KUA Medan Kota: Pegawai Hotel Harus Tingkatkan Ihsan dan Profesionalitas

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Kota, Tgk. M. Nizamuddin, S.Ag., SH., M.Pd., melaksanakan Bimbingan Penyuluhan (Bingluh) kepada kelompok sasaran sektor pariwisata dan perhotelan pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pemahaman keagamaan sekaligus peningkatan karakter kerja Islami bagi pegawai muslim di lingkungan perhotelan yang memiliki intensitas pelayanan publik tinggi.

Bingluh berlangsung di Delta Hotel, Jalan Pemuda Medan. Manager Area Sumut, Satrio, SE, serta Assistant Manager, Yani, turut hadir dan memberikan ruang penuh bagi pelaksanaan pembinaan tersebut. Manajemen menyambut baik kegiatan ini karena menyadari bahwa kualitas layanan hotel tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh sikap kerja yang berintegritas dan berlandaskan nilai spiritual.

Dalam penyampaian materinya, Tgk. M. Nizamuddin menjelaskan bahwa konsep ihsan sangat penting untuk diterapkan dalam dunia kerja. Sebelum memberikan penegasan materinya, ia menyampaikan bahwa nilai ihsan harus hidup dalam diri setiap muslim. “Ihsan itu bukan sekadar rasa, tapi komitmen. Ketika seseorang merasa selalu diawasi oleh Allah SWT, maka ia akan bekerja dengan penuh kejujuran dan kesungguhan,” ungkapnya.

Ia kemudian menekankan bahwa profesionalitas tidak bisa dilepaskan dari karakter yang baik dan amanah. Sebagai penjelasan sebelum kutipan tersebut, ia menggambarkan bahwa reputasi perusahaan sangat dipengaruhi oleh kepribadian para pegawainya. “Jika nilai ihsan dan profesionalitas tumbuh dalam diri setiap staf dan karyawan, maka hotel ini bukan hanya berkembang, tetapi juga mendapatkan kepercayaan yang lebih besar dari masyarakat. Karakter kerja yang baik adalah investasi jangka panjang bagi perusahaan,” ujarnya.

Pada bagian akhir materinya, ia mengajak para pegawai untuk menjadikan pekerjaan sebagai kesempatan mengumpulkan amal kebaikan. Sebelum memberikan ajakan tersebut secara langsung, ia menegaskan bahwa setiap aktivitas memiliki nilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang lurus. “Setiap melayani tamu, setiap amanah yang diberikan, itu semua bisa bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar. Islam mengajarkan kita untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, para karyawan diharapkan semakin termotivasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat integritas pribadi, serta menghadirkan suasana kerja yang lebih positif dan produktif. Pihak hotel juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembinaan serupa di masa mendatang demi peningkatan kualitas SDM di lingkungan kerja mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *