Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi S.Ag., kembali menyapa masyarakat Kota Medan melalui program tausiyah agama di Radio Aqila 102,6 FM pada Jumat (05/12). Kegiatan dakwah yang menjadi agenda rutinnya ini berlangsung di studio Radio Aqila, Jalan Utama No. 212 Medan, mulai pukul 17.30 WIB hingga menjelang azan Maghrib.
Dalam siaran tersebut, Paidi mengangkat tema “Hakikat Hidup dalam Perspektif Islam”. Ia menyampaikan bahwa hidup merupakan amanah yang harus dijalani dengan penuh kesadaran dan rasa syukur. “Hidup bukan hanya soal mengejar urusan dunia, tetapi bagaimana kita menjadikannya sebagai jalan untuk mendekat kepada Allah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehidupan tidak pernah terlepas dari ujian dan cobaan. Menurutnya, setiap ujian mengandung hikmah dan menjadi bagian dari kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. “Saat seseorang mampu bersabar dan bertawakal, maka jiwanya akan jauh lebih tenang menghadapi dinamika hidup,” katanya.
Selain itu, Paidi mengajak pendengar untuk memperbanyak muhasabah. Hidup yang singkat, katanya, harus diisi dengan amal saleh dan perbaikan diri. “Waktu adalah nikmat besar yang sering kita lalaikan. Karena itu, manfaatkanlah sebelum datang masa yang tak lagi memberi kesempatan,” tuturnya.
Menutup tausiyahnya, Paidi mengingatkan pentingnya memperkuat ibadah dan ketakwaan sebagai bekal dalam menjalani hidup. “Ketika seseorang memahami hakikat hidup, maka langkahnya akan lebih terarah, hatinya lebih terjaga, dan hidupnya lebih bermakna,” tambahnya.
Tausiyah yang disiarkan melalui Radio Aqila 102,6 FM ini kembali menegaskan bahwa hidup adalah amanah yang harus dijalani dengan syukur, kesabaran, dan tanggung jawab, serta senantiasa diisi dengan amal kebaikan. (PAI)

