Medan (Humas) Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah haji, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA Kecamatan Medan Sunggal dipercaya menjadi panitia Bimbingan Manasik (Bimsik) Haji Tahun 1447 H/2026 M. Penunjukan tersebut disampaikan dalam Rapat Teknis Bimbingan Manasik Haji Kecamatan se-Kota Medan yang digelar di Gedung PLHUT Kementerian Haji dan Umrah, Jalan Sei Batu Gingging No. 12 Medan, Rabu (28/01/2026).
Rapat teknis ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan, H. Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut, S.Ag. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa sistem kepanitiaan Bimsik Haji tahun ini mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya panitia Bimsik Haji Kecamatan selalu dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan, maka tahun ini pelaksanaannya melibatkan pengurus KBIH, organisasi kemasyarakatan Islam, serta penyuluh agama Islam.
“Untuk tahun ini, kepanitiaan Bimbingan Manasik Haji Kecamatan kita susun berbeda. Tidak lagi hanya Kepala KUA Kecamatan, tetapi melibatkan KBIH, ormas Islam, dan penyuluh agama Islam. Hari ini SK panitia Bimsik Haji Kecamatan akan saya serahkan dengan harapan seluruh petugas dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Bambang Irawan Hutasuhut.
Ia juga menekankan bahwa seluruh panitia Bimsik Haji harus menanamkan semangat pelayanan kepada umat. Menurutnya, keberhasilan ibadah haji jamaah tidak hanya ditentukan di Tanah Suci, tetapi juga melalui pembinaan dan bimbingan yang maksimal sejak di tanah air.
“Kita ini adalah pelayan umat. Berikan pelayanan terbaik kepada calon jamaah haji. Semoga pelaksanaan ibadah haji tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.
Untuk Kecamatan Medan Sunggal, ditetapkan sebanyak sembilan orang sebagai petugas Bimbingan Manasik Haji Tahun 1447 H/2026 M. Adapun yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia adalah Hj. Maria Ulfa.S.P Sementara itu, Paidi, S.Ag, penyuluh agama Islam KUA Medan Sunggal, dipercaya sebagai salah satu panitia inti bersama H. Fuji, MA, Alfan Suhaidi (PLO Medan Sunggal), Muhammad Salim, Ibnu Ihsan, Nurul Husna dan H. Zulanhar Rangkuti
Dari sembilan orang panitia tersebut, terdapat tiga ASN yang berasal dari KUA Kecamatan Medan Sunggal, yakni Paidi, Fuji, dan Alfan Suhaidi. Keterlibatan ASN KUA Medan Sunggal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi pelayanan, khususnya dalam memberikan pemahaman manasik yang komprehensif, praktis, dan sesuai tuntunan syariat kepada calon jamaah haji.
Pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji Kecamatan Medan Sunggal dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 10 – 13 Februari 2026. Kegiatan ini akan dipusatkan di Masjid Al IRMA, Jalan Rajawali Ujung,Kel. Sei Sekambing B Kecamatan Medan Sunggal, dengan materi meliputi manasik ibadah, kesehatan haji, serta pembinaan mental dan spiritual jamaah.
Dengan ditetapkannya ASN KUA Medan Sunggal sebagai bagian dari panitia Bimbingan Manasik Haji 1447 H/2026 M, diharapkan kualitas pelayanan dan pembinaan jamaah semakin optimal. Sinergi antara KBIH, ormas Islam, dan penyuluh agama menjadi langkah strategis dalam mewujudkan jamaah haji yang mandiri, tertib, dan mabrur, sekaligus mencerminkan komitmen Kementerian Haji dan Umrah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat.(Paidi).

