Medan (Humas) – Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan menjadi momentum penguatan sinergi antara ulama dan umara. Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I, turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian Musda yang digelar pada, Selasa (13/01/2026) di Aula Kantor MUI Kota Medan, JL.Amaliun/Nusantara, No.3, Medan. Kehadiran tersebut menegaskan komitmen KUA Medan Sunggal dalam mendukung peran strategis MUI di tengah masyarakat.
Kegiatan Musda diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Sri Wahyuningsih, S.Pd.I, Qariah Terbaik I MTQ Sumatera Utara Tahun 2024. Suasana khidmat semakin terasa saat seluruh peserta berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Nursalimi, anggota Komisi Pendidikan, Pemuda, dan Kaderisasi MUI Kota Medan.
Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Zulfikar Hajar, memohon kelancaran dan keberkahan Musda. Dalam sambutannya, Ketua Umum MUI Kota Medan, Hasan Matsun, menegaskan pentingnya Musda sebagai forum strategis merumuskan arah kebijakan umat. Ia menyampaikan, “Musda ke-9 ini diharapkan mampu melahirkan program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan dan kemaslahatan umat.” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua MUI Provinsi Sumatera Utara, Maratua Simanjuntak. Ia berharap pelaksanaan Musda berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi umat Islam di Kota Medan. Menurutnya, “Peran ulama di tengah masyarakat harus terus diperkuat agar mampu menjadi penyejuk dan penuntun umat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.” tutur Maratua Simanjuntak
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, turut hadir dan secara resmi membuka Musda ke-9 MUI Kota Medan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama dan umara.
“Ulama dan umara harus saling bekerja sama untuk menciptakan Kota Medan yang kondusif, aman, dan harmonis,” ujar Rico di hadapan peserta Musda.
Kepala KUA Medan Sunggal Agus Salim, yang juga merupakan pengurus MUI Kota Medan, mengikuti Musda sebagai peserta dengan penuh antusias hingga kegiatan berakhir. Keikutsertaannya mencerminkan dukungan aktif KUA Medan Sunggal terhadap penguatan peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat.
Musda ke-9 MUI Kota Medan menjadi wadah penting dalam memperkokoh sinergi ulama dan umara demi terwujudnya kehidupan umat yang harmonis dan berkeadaban. Partisipasi aktif Kepala KUA Medan Sunggal menunjukkan komitmen bersama dalam membangun Kota Medan yang religius, aman, dan berorientasi pada kemaslahatan umat melalui peran MUI yang semakin kuat dan responsif.(Paidi).

