Perkuat Silaturahmi dan Spiritualitas, PAI Medan Belawan Gelar Bimbingan Penyuluhan di Dua Lokasi Berbeda

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Medan Belawan terus mengintensifkan program pembinaan umat melalui kegiatan Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) yang dilaksanakan secara serentak di dua lokasi strategis. Pada Rabu (17/12/2025), tim penyuluh menyambangi Majelis Taklim di Kelurahan Sicanang dan Kelurahan Pekan Labuhan guna memberikan penguatan spiritual serta pemahaman mendalam mengenai implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan pertama dilaksanakan di Majelis Taklim Al Muhajirin, Blok 22, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan. Bertempat di kediaman Hj. Zahara, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua PAI Medan Belawan, Henny. Dalam sambutannya, Henny menekankan bahwa esensi dari bimbingan penyuluhan ini adalah untuk memberikan manfaat yang konkret bagi para jamaah. “Kami berharap setiap materi yang disampaikan tidak hanya menjadi catatan di buku, tetapi benar-benar diresapi sebagai panduan untuk memperbaiki pengamalan agama dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Henny di hadapan para jamaah.

Sesi utama penyuluhan di lokasi tersebut disampaikan oleh Lela Hamidah, S.Ag., yang membedah kandungan Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 134 tentang karakteristik orang-orang yang bertakwa. Lela menjelaskan bahwa salah satu indikator ketakwaan adalah kedermawanan yang konsisten. “Seorang hamba yang bertakwa adalah mereka yang tetap menafkahkan hartanya di jalan Allah, baik di waktu lapang maupun di saat terjepit. Membantu orang lain tidak harus menunggu kita berkecukupan, karena dalam keadaan sulit sekalipun, kita tetap dianjurkan untuk berbagi sebagai bentuk solidaritas sesama muslim,” jelas Lela dalam tausiyahnya.

Pada waktu yang bersamaan, tim PAI KUA Medan Belawan juga bergerak menuju Kelurahan Pekan Labuhan untuk melaksanakan bimbingan di Majelis Taklim Az-Zikra, Jalan Yos Sudarso KM 18. Bertempat di kediaman Sumiati, acara ini dibuka oleh Ketua Susilawati Ritonga yang mengajak jamaah untuk terus menjaga semangat menuntut ilmu. “Melalui forum seperti ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkokoh benteng keimanan keluarga kita melalui ibadah-ibadah sunnah yang istikamah,” ujar Susilawati saat memberikan arahan pembuka.

Materi penyuluhan di Majelis Taklim Az-Zikra menitikberatkan pada fadhilah mengamalkan pembacaan Surat Yasin sebagai rutinitas harian untuk memperoleh ketenangan batin. Kegiatan ini ditutup dengan praktik ibadah langsung, yakni pelaksanaan sholat Ashar berjamaah, zikir, serta doa bersama yang dipimpin oleh tim penyuluh. Seluruh rangkaian kegiatan di kedua lokasi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi dari warga setempat. Kehadiran para penyuluh ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak terciptanya masyarakat Medan Belawan yang lebih religius dan peduli terhadap sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *