Perkuat Spiritualitas Umat, Penyuluh Agama Bersama Muslimat Al Washliyah Gelar Salat Taubat, Zikir, dan Tausiyah

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama Kota Medan bersama Muslimat Al Washliyah menggelar kegiatan salat taubat, zikir, doa bersama, dan tausiyah di Masjid Jami’ Tanjung Sari, Jalan Pasar I Ringroad, Medan, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan untuk memperkuat spiritualitas umat serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 jamaah yang terdiri dari anggota Muslimat Al Washliyah, masyarakat sekitar, serta para Penyuluh Agama Islam, di antaranya M. Iqbal, H. Syarifuddin Pasaribu, Herian Sani, Mahmud Hasan Nasution, Naziah Masruroh Sagala, Mahmud Al-Kautsar Pulungan, dan Wan Nurainun. Antusiasme jamaah terlihat dari kehadiran yang memenuhi masjid dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan.

Rangkaian acara diawali dengan salat taubat berjamaah, dilanjutkan zikir bersama dan doa bersama untuk keberkahan dan keselamatan umat. Setelah itu, tausiyah keagamaan disampaikan oleh H. Syarifuddin Pasaribu yang mengajak jamaah untuk menjadikan momentum bulan suci sebagai sarana memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya memperbanyak istighfar, menjaga kebersihan hati, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai wujud nyata dari keimanan. Ia juga mengingatkan bahwa kebersamaan dalam zikir dan doa merupakan sarana untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus mempererat persaudaraan sesama umat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Impun Siregar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara penyuluh agama dan organisasi keagamaan dalam membina umat.

“Kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Kehadiran jamaah yang begitu besar menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki semangat yang tinggi dalam mengikuti pembinaan keagamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam M. Iqbal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen penyuluh agama untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan pembinaan rohani.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap jamaah semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan amal saleh, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, pada akhir kegiatan juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kasih sayang di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *