PLO KUA Medan Sunggal Ajak Jamaah Amalkan Empat Amalan yang Dirindukan Surga

Medan (Humas) Penata Layanan Operasional (PLO) KUA Medan Sunggal, Pan Suadi, MA, menyampaikan dakwah kepada jamaah di Masjid Al Kautsar Komplek Perumahan Tata Alam Asri, JL. Gaperta Ujung, Medan, Jumat (6/3/2026). Dalam tausiyahnya, ia mengajak para jamaah untuk mengamalkan empat amalan yang disebut sebagai amalan yang dirindukan oleh surga.

Adapun empat amalan tersebut adalah: pertama gemar membaca Al-Qur’an, kedua menjaga lisan, ketiga memberi makan orang yang lapar, dan keempat berpuasa di bulan Ramadan. “Empat amalan ini terlihat sederhana, tetapi memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT dan menjadi amalan yang dicintai oleh surga,” ujar Pan Suadi di hadapan jamaah.

Ia menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an bukan hanya sekadar melafalkan ayat-ayat suci, tetapi juga harus disertai dengan memahami makna dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup bagi umat Islam yang dapat menuntun manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Selain itu, Pan Suadi juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan. Ia menegaskan bahwa banyak manusia yang terjerumus dalam dosa karena tidak mampu mengendalikan perkataannya. Oleh karena itu, setiap Muslim hendaknya berhati-hati dalam berbicara agar tidak menyakiti orang lain, menyebarkan fitnah, ataupun berkata yang tidak bermanfaat.
Amalan berikutnya adalah memberi makan orang yang lapar. Ia menyampaikan bahwa Islam sangat menganjurkan kepedulian sosial terhadap sesama, terutama kepada fakir miskin dan orang yang membutuhkan. Memberi makan orang yang lapar tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan rasa kasih sayang di tengah masyarakat.

Terakhir, ia menekankan pentingnya menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, pengendalian diri, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam tausiyahnya, Pan Suadi juga mengutip sebuah hadis Nabi Muhammad SAW: “Sebarkanlah salam, berikanlah makanan, sambunglah silaturahmi, dan salatlah di malam hari ketika manusia terlelap, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” Hadis ini, menurutnya, menunjukkan bahwa amalan-amalan kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan menjadi jalan menuju surga Allah SWT.

Di akhir penyampaiannya, Pan Suadi mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbanyak amal saleh dan memperbaiki diri. Ia berharap empat amalan tersebut dapat diamalkan secara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari sehingga umat Islam dapat meraih keberkahan Ramadan serta menjadi hamba yang dirindukan oleh surga.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *