Pokjaluh Medan Gelar Bimbingan Rohani di Lapas Anak Kelas I Medan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Kota bersama Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani (Bimroh) bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Kelas I Medan, Rabu (12/11).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin penyuluhan dan pembinaan keagamaan yang dilaksanakan oleh para Penyuluh Agama Islam sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan moral dan spiritual generasi muda, khususnya anak binaan di Lapas.

Acara Bimroh dipandu oleh Muhammad Nizamuddin, S.Ag, SH, M.Pd, yang dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan Lapas Anak Medan atas sambutan yang hangat dan dukungan terhadap kegiatan pembinaan keagamaan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk dapat berbagi ilmu dan bimbingan spiritual di tempat ini. Semoga kegiatan seperti ini menjadi sarana memperkuat iman dan semangat perubahan bagi para binaan,” ujar Nizamuddin.

Dalam kesempatan tersebut, H. Harun Ar-Rasyid, Lc menyampaikan tausiyah bertema taubat. Ia menekankan bahwa taubat sejati adalah kembali dari perbuatan dosa menuju ketaatan dengan penyesalan yang tulus, berhenti dari maksiat, memohon ampun kepada Allah, serta bertekad untuk tidak mengulanginya.

“Taubat bukan hanya ucapan lisan, tetapi tindakan nyata yang disertai penyesalan dan perubahan perilaku. Salah satu wujudnya dapat dilakukan dengan melaksanakan shalat taubat dan memperbanyak amal kebaikan,” terang beliau dalam ceramahnya.

Penceramah kedua, Muhammad Arsyad, S.HI, menyampaikan materi tentang akhlak. Ia menjelaskan bahwa akhlak merupakan sifat, perilaku, dan tabiat yang melekat dalam diri seseorang dan tercermin dalam tindakannya sehari-hari tanpa banyak pertimbangan.

“Akhlak mencakup moral, etika, dan tata krama dalam hubungan manusia dengan sesama maupun dengan Allah SWT. Akhlak yang baik menjadi cerminan keimanan yang kuat,” tutur Arsyad.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Imam Pratomo, M.HI, yang memohon agar para peserta mendapatkan hidayah dan kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Islam ASN Kemenag Kota Medan, antara lain Abdul Majid, Eliza Purba dan Fitri Ani, S.HI, serta perwakilan dari pengurus Lapas Anak Kelas I Medan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi keagamaan bagi para anak binaan agar mampu memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta siap kembali ke masyarakat dengan semangat baru dan perilaku yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *