Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, menyampaikan ceramah agama menjelang salat tarawih di Masjid Al Kautsar, JL. Bakti Indah II Komplek Tata Alam Asri, Medan, Selasa (17/3/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pengurus BKM Al Kautsar H. Ahmad Irfan bersama jamaah yang antusias mengikuti rangkaian ibadah Ramadan.
Dalam tausiyahnya, Paidi mengajak jamaah untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik. Ia menekankan bahwa ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, serta pengendalian diri dari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah. Menurutnya, Ramadan adalah madrasah spiritual yang membentuk karakter insan beriman.
Lebih lanjut, Paidi menjelaskan bahwa tujuan utama puasa adalah mencapai derajat takwa sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an. Ia mengingatkan jamaah agar tidak menyia-nyiakan kesempatan di bulan suci ini dengan memperbanyak amal ibadah seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan menjaga hubungan baik sesama manusia. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Paidi
Ia juga menambahkan bahwa perubahan yang dihasilkan selama Ramadan hendaknya tidak bersifat sementara. Nilai-nilai kebaikan yang telah dilatih selama sebulan penuh harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan berakhir. Dengan demikian, Ramadan benar-benar menjadi titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih mulia.
Ramadan merupakan kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri secara menyeluruh, baik dari segi ibadah maupun akhlak. Dengan menjalankan puasa secara sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan, diharapkan setiap individu mampu keluar dari Ramadan sebagai pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih dekat kepada Allah SWT.(Paidi).

