Rapat Perdana Pengurus LP3KD Kota Medan, Penyelenggara Katolik Himbau Pengurus Solid demi Pengembangan Musik Gereja

Medan (Humas) Penyelenggara Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, S.Sos., MSP, menghimbau seluruh pengurus Lembaga Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan agar membangun soliditas dan semangat kolaborasi demi pengembangan musik dan lagu-lagu gerejani di Kota Medan. Himbauan tersebut disampaikan dalam rapat perdana pengurus LP3KD Kota Medan, Rabu (14/1/2026).

Bertempat di aula Gereja Santo Antonius Padua, Jl. Hayam Wuruk, Pinta menjelaskan kilas balik proses pembentukan kembali kepengurusan LP3KD Kota Medan yang sebelumnya sempat vakum. Ia mengungkapkan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi intensif dengan Vikaris Episkopal (Vikep) di Kota Medan. Ia juga hadir dalam dua kali rapat kevikepan untuk memberikan penjelasan kepada para pastor paroki mengenai pentingnya keberadaan LP3KD.

“Motivasi saya adalah panggilan dan tanggung jawab sesuai amanah Peraturan Menteri Agama tentang LP3KD. Kota Medan sebagai ibu kota provinsi sudah seharusnya memiliki LP3KD yang aktif dan berfungsi dengan baik,” tegas Pinta. Dalam perjalanan waktu dan berbagai diskusi dengan pastor vikep dan parokus, akhirnya kepengurusan baru terbentuk dengan ketua Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos.

Pinta menekankan bahwa LP3KD pada hakikatnya adalah milik umat Katolik yang keberadaannya difasilitasi oleh negara. Oleh karena itu, keterlibatan umat secara luas, khususnya dalam struktur kepengurusan, menjadi hal yang sangat penting agar lembaga ini benar-benar hidup dan berkembang.

Hal senada disampaikan Ketua LP3KD Kota Medan terpilih, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos. Ia menegaskan bahwa LP3KD bukan milik segelintir orang, melainkan wadah bersama untuk mengembangkan potensi seni musik liturgi umat Katolik. “Semakin banyak umat yang terlibat, semakin kuat LP3KD sebagai rumah bersama pengembangan Pesparani,” ujarnya.

Rapat perdana ini juga dihadiri oleh utusan pengurus LP3KD Provinsi Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Bendahara LP3KD Sumut, Jaruddin Silvanus Simarmata, menyampaikan apresiasi atas undangan rapat serta mengajak pengurus LP3KD Kota Medan untuk menjalin kerja sama yang erat antara tingkat kota dan provinsi.

“Kerja sama adalah kekuatan kita. Kami yakin pengurus LP3KD Kota Medan dapat membawa warna baru dan kemajuan organisasi demi umat Katolik di Kota Medan,” ungkap Jaruddin. Ia juga mengingatkan bahwa LP3KD tengah menghadapi agenda besar, yakni Pesparani Tingkat Provinsi pada tahun 2026 dan Pesparani Nasional pada tahun 2027.

Terkait dinamika peralihan kepengurusan, disampaikan bahwa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2025 tetap harus disusun sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang baik dan akuntabel.

Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana pelantikan pengurus LP3KD Kota Medan. Disepakati bahwa penyusunan program kerja akan dilakukan setelah pengurus resmi dilantik. Pelantikan direncanakan berlangsung setelah Hari Raya Paskah, sekitar bulan April.

Menambahkan penjelasan, Pinta menyampaikan bahwa pelantikan pengurus LP3KD Kota Medan direncanakan dilakukan oleh Wali Kota Medan. Hal ini karena LP3KD merupakan lembaga yang menyelenggarakan Pesparani, sebuah kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

“Kami berharap kita dapat bekerja sama, mengasuh, dan mengembangkan LP3KD secara berkelanjutan. Semoga melalui kolaborasi yang baik, kita mampu memajukan musik dan lagu-lagu gerejani di Kota Medan demi kemuliaan Tuhan dan pelayanan kepada umat,” pungkas Pinta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *