Medan (Humas) — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, sebanyak 11 peserta dari MIN 7 Kota Medan mengikuti webinar edukasi lingkungan bertajuk “Indonesia Darurat Sampah” yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau, Senin (23/2/2026).
Kegiatan dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan diikuti secara bersama-sama dari ruang madrasah pada pukul 12.00 WIB hingga selesai dalam suasana tertib dan kondusif. Peserta terdiri atas satu guru pendamping, empat siswa, dan enam siswi yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.
Selama webinar berlangsung, para siswa memperhatikan pemaparan materi dengan serius. Mereka juga aktif menjawab pertanyaan narasumber serta menyampaikan pendapat terkait kondisi kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal dan sekolah mereka.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, baik di lingkungan rumah tangga, sekolah, maupun masyarakat luas. Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membiasakan budaya hidup bersih dan disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya.
Selain itu, disampaikan pula pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Upaya menjaga kebersihan tidak dapat dilakukan secara individu, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu menjadi pelopor kebersihan di lingkungan masing-masing.
Kepala MIN 7 Kota Medan, Safnita Fahmi Ahkam, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab moral dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik.
“Madrasah harus menjadi contoh dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami berharap siswa-siswi MIN 7 Kota Medan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh hari ini, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk memperkuat program kebersihan sekolah melalui kegiatan rutin seperti gotong royong, pengelolaan bank sampah, serta kampanye hemat plastik. Menurutnya, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan perubahan besar di masa depan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MIN 7 Kota Medan menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan peduli lingkungan dan membentuk generasi yang sadar akan pentingnya menjaga bumi. Diharapkan, semangat yang diperoleh dari webinar tersebut dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

