Semangat Natal, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Salurkan Tali Kasih di Panti Asuhan William Booth

Medan (Humas) — Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Penyuluh Agama tidak hanya diwujudkan melalui bimbingan dan penyuluhan keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang mencerminkan empati dan kepedulian sosial. Hal tersebut ditunjukkan oleh Tim Penyuluh Agama Kristen (PAK) Kementerian Agama Kota Medan melalui kegiatan berbagi kasih menjelang perayaan Natal di Panti Asuhan William Booth Medan, pada Senin 15 Desember 2025.

Tim Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan yang terdiri dari Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd.K., bersama Sindar Purba, S.Th., M.Pd., Torang Berutu, M.Pd.K., dan Risdawati Barutu, M.Pd., secara konsisten melaksanakan pembinaan terhadap berbagai kelompok binaan di wilayah Kota Medan. Salah satu kelompok binaan yang telah lama didampingi adalah Panti Asuhan William Booth yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Nomor 10 Medan, yang telah menjadi bagian dari pendampingan penyuluhan keagamaan selama kurang lebih sepuluh tahun.

Selain melaksanakan kegiatan rutin bimbingan dan penyuluhan keagamaan (bimluh), menjelang perayaan Natal tahun ini Tim Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan berinisiatif menyisihkan sebagian dana pribadi sebagai bentuk tali kasih dan dukungan bagi pelaksanaan perayaan Natal di panti asuhan tersebut.

Salah seorang anggota tim menyampaikan bahwa makna penyuluhan tidak hanya terletak pada penyampaian materi keagamaan semata, tetapi juga pada kemampuan penyuluh untuk menghadirkan kepedulian dan empati di tengah kehidupan masyarakat. Melalui sikap tersebut, penyuluhan diharapkan mampu memberikan dampak nyata serta menjadi sarana penguatan iman yang dirasakan langsung oleh umat. “Kegiatan penyuluhan tidak hanya diukur dari kuantitas materi yang disampaikan, tetapi juga sejauh mana kita mampu berempati dan menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menolong sesama,” ujarnya.

Sementara itu, anggota tim lainnya menegaskan bahwa kedekatan emosional antara para penyuluh dan anak-anak panti telah terbangun melalui proses pendampingan yang berkelanjutan. Hubungan tersebut tidak hanya bersifat formal dalam kegiatan penyuluhan, tetapi juga dilandasi rasa kekeluargaan dan kepedulian yang tulus. “Panti Asuhan William Booth ini sudah seperti keluarga bagi kami. Sejak tahun 2016, tim Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan secara konsisten melakukan pembinaan di tempat ini. Melihat anak-anak panti dapat merayakan Natal dengan penuh sukacita juga menjadi sukacita tersendiri bagi kami,” tuturnya.

Rencananya, perayaan Natal bersama anak-anak Panti Asuhan William Booth akan dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember 2025. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan perayaan Natal sehingga dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Tim Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Firman Tuhan sebagaimana tertulis dalam Galatia 6:2, “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”

Melalui aksi berbagi kasih ini, Tim Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para penyuluh serta kelompok binaan lainnya untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan, sebagai wujud nyata kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *