Medan (Humas) — MIN 2 Kota Medan sukses melaksanakan rangkaian lomba dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat (12–13 Februari 2026). Kegiatan yang digelar di lingkungan madrasah tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.
Rangkaian lomba yang dilaksanakan meliputi hafalan surah pendek, azan, dan lomba busana muslim sebagai penutup perlombaan. Setiap cabang lomba dirancang sebagai sarana edukatif untuk memperkuat pemahaman murid terhadap makna Isra Mi’raj sekaligus menumbuhkan keberanian, kedisiplinan, dan rasa percaya diri.
Sejak hari pertama, suasana madrasah tampak semarak. Para peserta tampil dengan persiapan yang matang, sementara dewan juri melakukan penilaian secara objektif dan profesional. Guru-guru turut memberikan dukungan dan motivasi kepada murid agar tetap percaya diri serta menjunjung tinggi sportivitas.
Kepala MIN 2 Kota Medan, Khairina Hasibuan, S.Pd.I. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam spiritualitas.
“Peringatan Isra Mi’raj hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua tentang kewajiban menjaga shalat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Melalui lomba-lomba ini, kita ingin menanamkan nilai keimanan, tanggung jawab, dan kecintaan kepada Nabi sejak usia dini,” ujar Khairina.
Ketua panitia kegiatan, Riskana Muda Dalimunthe, S.Pd.I., menambahkan bahwa pelaksanaan selama dua hari memberikan kesempatan yang luas bagi seluruh murid untuk berpartisipasi aktif.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian lomba berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, dalam acara peringatan Isra Mi’raj yang dirangkai dengan tausiyah serta pengumuman pemenang lomba. Momentum ini diharapkan semakin menguatkan syiar Islam di lingkungan madrasah,” ungkapnya.
Pada hari kedua, suasana semakin meriah saat lomba busana muslim digelar. Murid tampil anggun dan rapi mengenakan busana muslim dan muslimah sesuai syariat. Tidak hanya menampilkan keindahan busana, peserta juga menunjukkan sikap santun dan adab Islami saat berjalan dan menyampaikan pesan singkat tentang pentingnya menutup aurat.
Salah satu peserta lomba, Alif, mengungkapkan rasa bangganya dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya sangat senang bisa ikut lomba Isra Mi’raj. Selain menambah pengalaman, saya jadi lebih memahami perjalanan Nabi Muhammad SAW dan semakin termotivasi untuk rajin shalat serta berbuat baik kepada teman,” tuturnya.
Acara puncak peringatan Isra Mi’raj yang akan digelar pada Sabtu (14/2) direncanakan menghadirkan tausiyah keagamaan sebagai penguatan spiritual bagi seluruh warga madrasah. Pada kesempatan tersebut, nama-nama pemenang lomba akan diumumkan dan diberikan apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan prestasi yang diraih.
Melalui semarak kegiatan ini, MIN 2 Kota Medan menegaskan komitmennya dalam menginternalisasikan nilai-nilai keislaman secara berkelanjutan. Peringatan Isra Mi’raj 1447 H tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum pembinaan iman dan akhlak dalam mewujudkan generasi madrasah yang religius, berintegritas, dan cinta Rasulullah SAW. (YFK)

