Medan (Humas) — Sebagai wujud kepedulian dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru, Syahmuda Nasution, S.Ag, melaksanakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan melalui Bimbingan Rohani kepada pasien rawat inap di RSU Mitra Sejati, Jalan Jenderal A. H. Nasution, Kelurahan Pangkalan Mashur, Kecamatan Medan Johor, pada Rabu, 3 Januari 2026.
Kegiatan bimbingan rohani ini dilaksanakan di lantai 3, ruang 323, bed 1 dan bed 2, mulai pukul 10.30 WIB hingga 11.24 WIB, dengan sasaran dua orang pasien yang tengah menjalani perawatan medis, yaitu Harun Al Rasyid, pasien dengan penyakit prostat, serta Mahdi Alwi, pasien yang mengalami luka di bagian kepala akibat terjatuh dari pohon mangga.
Dalam suasana penuh kehangatan dan empati, Syahmuda Nasution menyampaikan tausyiah dengan topik “Hikmah Sakit”. Ia menjelaskan bahwa sakit merupakan salah satu bentuk ujian dan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya. Melalui sakit, Allah mengajarkan kesabaran, keikhlasan, serta memberikan kesempatan bagi seorang hamba untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya.
Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa setiap rasa sakit yang dialami seorang muslim tidaklah sia-sia, melainkan menjadi penggugur dosa, pengangkat derajat, serta sarana introspeksi diri. Penyuluh mengajak para pasien untuk tetap berprasangka baik kepada Allah, memperbanyak zikir, doa, dan tawakal, serta tidak berputus asa dalam menjalani ikhtiar pengobatan.
Selain memberikan tausyiah, bimbingan rohani ini juga diisi dengan dialog singkat yang menumbuhkan semangat dan motivasi kepada pasien agar tetap kuat secara mental dan spiritual. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar para pasien diberikan kesabaran, kekuatan, serta kesembuhan yang sempurna.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pasien dapat merasakan ketenangan batin dan penguatan iman dalam menghadapi ujian sakit. Bimbingan rohani ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen KUA Kecamatan Medan Baru dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan spiritual masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang berada dalam kondisi lemah dan membutuhkan dukungan moril serta doa

