Sentuhan Kasih Penyuluh Kristen Medan Bangkitkan Harapan Anak-Anak Sosial

Medan (Humas) — Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Kota Medan kembali melaksanakan tugas mulia dalam pelayanan rohani bagi anak-anak di Rumah Perlindungan Sosial, Jalan Bunga Turi II, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 5 Desember 2025, ini disambut dengan penuh sukacita dan antusias oleh para peserta, menunjukkan besarnya kebutuhan dukungan spiritual bagi anak-anak sosial.

Kehadiran para Penyuluh Agama Kristen Kota Medan merupakan bentuk kepedulian nyata Kementerian Agama terhadap kondisi mental, emosional, dan spiritual kelompok rentan. Kegiatan ini dipimpin oleh Matius Purba sebagai pengkhotbah utama, didampingi oleh Sedra Tarigan, Mona Sembiring, Pitri Sihotang, Rohana Simamora, Amanda Purba, Junita Tumanggol, dan Debora Pandia.

Dengan mengangkat tema “Tuhan Selalu Menjaga Aku,” para penyuluh menghadirkan pesan penguatan melalui firman Tuhan bahwa perlindungan-Nya selalu nyata dalam setiap aspek kehidupan. Pesan ini selaras dengan Mazmur 27:10 yang berbunyi, “Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku,” memberikan penghiburan mendalam bagi anak-anak yang membutuhkan kasih dan penerimaan.

Dalam penyampaiannya, Matius Purba menegaskan pentingnya membangun kembali rasa percaya diri anak-anak. “Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan firman, tetapi untuk meneguhkan hati anak-anak bahwa mereka berharga, dikasihi, dan tidak pernah sendirian. Tuhan selalu menyambut mereka dengan kasih yang tidak pernah berubah,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa banyak anak yang memikul beban batin akibat situasi yang mereka alami. “Banyak dari anak-anak ini mengalami pergumulan batin, namun kami ingin mereka percaya bahwa ada Tuhan yang setia menjaga dan memulihkan hidup mereka,” tambah Matius Purba memberi semangat.

Matius Purba menyampaikan bahwa pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan. “Pelayanan ini adalah komitmen kami untuk menebarkan kasih Tuhan melalui pendampingan yang konsisten. Anak-anak ini membutuhkan perhatian, bukan hanya secara fisik, tapi juga secara spiritual,” ujarnya.

Pihak Rumah Perlindungan Sosial turut memberikan apresiasi mendalam atas kegiatan ini. “Kehadiran Bimas Kristen sangat berarti bagi kami. Anak-anak terlihat lebih tenang, lebih termotivasi, dan merasa dihargai melalui pembinaan rohani yang diberikan,” ujar salah satu perwakilan.

Kegiatan ini diharapkan terus berlangsung secara rutin untuk memastikan tumbuh kembang anak-anak sosial di Medan tidak hanya terjamin secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *