Siswa MIN 1 Medan Raih Juara 1 dan 2 pada MTQ ke-59 Kecamatan Medan Tembung

Medan (Humas) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa dan siswi MIN 1 Kota Medan, Bazila Afifah Husna dan Fatih, yang berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 yang dilaksanakan di Kecamatan Medan Tembung. Keberhasilan ini menegaskan kualitas pendidikan di MIN 1 Kota Medan yang mengedepankan penguatan pendidikan keagamaan sekaligus pengembangan potensi akademik dan non-akademik siswa.

MIN 1 Kota Medan dikenal sebagai lembaga pendidikan yang menekankan penguasaan bidang keagamaan, seperti tahfidz Al-Qur’an, tilawah, dan seni tulis Al-Qur’an (kaligrafi), tanpa mengesampingkan bidang ilmu pengetahuan umum. Hal ini menjadi faktor yang memungkinkan siswa madrasah mampu bersaing dan meraih prestasi tinggi di tingkat kecamatan maupun lebih luas. Keberhasilan Bazila dan Fatih menjadi bukti nyata bahwa pendidikan berbasis agama dan karakter dapat berjalan seiring dengan prestasi akademik.

Plt Kepala MIN 1 Kota Medan, Ali Sanusi Rambe, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini bukan hanya sekadar pengakuan atas kemampuan individu, tetapi juga hasil dari pembinaan berkesinambungan, dedikasi guru, dan kerja keras siswa.

“Prestasi ini merupakan bukti nyata kerja keras, disiplin, dan ketekunan ananda dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri, terutama bagi mereka yang selama ini masih jarang menorehkan prestasi,” ujarnya.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ali Akbar Rambe, M.Pd, turut memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Bazila dan Fatih. Ia menambahkan bahwa prestasi ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi siswa untuk melanjutkan kompetisi di tingkat provinsi, nasional, atau bahkan internasional. Menurutnya, keberhasilan para siswa juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi guru dan seluruh civitas MIN 1 Kota Medan, sekaligus mendorong budaya berprestasi yang berkelanjutan di madrasah.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama keberhasilan ini. Para siswa dilatih secara intensif oleh pembina Pramuka dan guru pembimbing tahfidz, tilawah, serta kaligrafi, dengan fokus pada kedisiplinan, teknik baca, kefasihan tajwid, serta penguasaan materi lomba. Selain itu, pembinaan karakter dan mental juga menjadi bagian penting, agar siswa tampil percaya diri, tenang, dan maksimal saat bertanding.

Prestasi Bazila dan Fatih ini menjadi bukti bahwa MIN 1 Kota Medan mampu menghasilkan siswa yang unggul secara akademik, keagamaan, dan non-akademik, serta siap bersaing dengan peserta dari madrasah atau sekolah lain. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus menorehkan prestasi, mengembangkan potensi diri, dan membawa nama baik madrasah di berbagai kompetisi di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *