Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani Umat Sekolah (BRUS) di SMP Swasta PAB 18 Medan pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Pendidikan, Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, dan diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias serta khidmat.
Materi BRUS disampaikan oleh Husni Tamrin Rambe, S.Ag., dengan tema “Generasi Muda yang Tangguh itu Rajin Sholat dan Baca Al-Qur’an”. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa sholat dan Al-Qur’an merupakan pondasi utama dalam membentuk kepribadian pelajar yang kuat secara spiritual dan mental. “Generasi muda yang tangguh adalah mereka yang menjadikan sholat sebagai kebutuhan dan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ungkapnya di hadapan para siswa.
Kegiatan BRUS ini dipandu oleh Host, Lela Hamidah, S.Ag., yang mengarahkan jalannya acara dengan tertib dan komunikatif. Sambutan dari Tim Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan disampaikan oleh Bulyan Nasution, S.Ag., M.Pem.I., yang menegaskan bahwa program BRUS merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah. “Melalui BRUS, kami berharap nilai-nilai keimanan dan akhlakul karimah dapat tertanam kuat dalam diri siswa sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMP Swasta PAB 18 Medan, Rahmad, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan atas pelaksanaan kegiatan BRUS di sekolah yang dipimpinnya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih disiplin dalam beribadah serta berperilaku positif di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Adapun Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan yang tergabung dalam Tim Penyuluh Berkah dan turut hadir pada kegiatan BRUS ini antara lain Puligong Siregar, S.Ag., M. Rasyid, Putra Muroswana, Firmansyah, Nita Lamongga, Lita Maysyarah, dan Sulaiman. Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta harapan agar materi yang disampaikan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh peserta didik.

