Tim SULING Sawal KUA Medan Perjuangan Sambangi Musholla Al-Falah, Dorong Pembentukan BKM dan Remaja Masjid

Medan (Humas) – Tim SULING Sawal KUA Kecamatan Medan Perjuangan melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan dengan menyambangi Musholla Al-Falah yang berlokasi di Jalan Wongso, Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Senin (13/04/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program SULING Sawal pekan ketiga ini dilaksanakan bersama Majelis Taklim Al-Hikmah (Himpunan Keluarga Masyarakat Jawa). Acara diawali dengan pelaksanaan salat Zuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Bimbingan Penyuluhan (Bimluh).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para penyuluh agama, di antaranya Dr. H.M. Abdullah Amin Hasibuan, S.H.I., M.A., Ust. Supriadi, S.Ag., Ust. H.M. Affan Sihite, S.H.I., dan Ust. H.M. Hendra, S.P., S.Ag.

Dalam penyampaian materi, Ust. H.M. Affan Sihite mengajak jamaah untuk mengaktifkan empat komponen penting dalam pembinaan umat, yaitu Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Majelis Taklim, Remaja Masjid, serta program Maghrib Mengaji.

Sementara itu, Ketua Tim SULING Sawal, Dr. H.M. Abdullah Amin Hasibuan, menekankan pentingnya segera membentuk kepengurusan BKM dan Remaja Masjid di Musholla Al-Falah sebagai langkah awal dalam menghidupkan kegiatan keagamaan secara terstruktur.

“Pembentukan BKM dan Remaja Masjid di Musholla Al-Falah ini sangat penting dan diharapkan dapat segera direalisasikan. Nantinya, formulir pembentukan akan disebarkan kepada jamaah melalui Majelis Taklim Al-Hikmah,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Perwakilan masyarakat, Amdani Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim SULING Sawal dan menyatakan kesiapan untuk segera membentuk BKM dan Remaja Masjid di lingkungan tersebut.

Hal senada juga disampaikan Ketua Majelis Taklim Al-Hikmah, Nurasyiah Siregar, yang menyatakan dukungannya dalam mewujudkan pembentukan kelembagaan keagamaan di Musholla Al-Falah, khususnya dalam mengaktifkan BKM dan Remaja Masjid yang selama ini belum terbentuk.

Pada kesempatan yang sama, Ust. H.M. Hendra dalam tausiyahnya mengangkat tema peningkatan ketakwaan pasca-Ramadan. Ia menjelaskan bahwa ciri-ciri orang bertakwa di antaranya adalah gemar bersedekah, mampu memaafkan kesalahan orang lain, serta mampu menahan amarah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Musholla Al-Falah dapat semakin aktif dalam kegiatan keagamaan serta menjadi pusat pembinaan umat di lingkungan masyarakat, khususnya dalam membangun generasi yang religius dan berakhlak mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *