Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, menyampaikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh jamaah dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembinaan keagamaan masyarakat.
Dalam penyuluhannya, H. Abdullah Hakim mengangkat tema “5 Golongan Manusia yang Masuk Surga” sebagai pengingat sekaligus motivasi bagi umat Islam agar senantiasa meningkatkan kualitas iman dan amal saleh dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa setiap muslim memiliki peluang untuk meraih surga Allah SWT dengan menjalankan ajaran agama secara sungguh-sungguh.
“Lima golongan manusia yang mendapat keutamaan masuk surga di antaranya adalah orang yang beriman dan bertakwa, menjaga shalatnya, berbakti kepada orang tua, memiliki akhlak yang baik, serta ikhlas dalam beramal semata-mata karena Allah SWT,” ujar H. Abdullah Hakim dalam penyampaiannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kelima golongan tersebut tidak hanya menjadi konsep, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku nyata. Materi disampaikan secara sistematis dengan merujuk pada dalil Al-Qur’an dan Hadis, sehingga mudah dipahami dan dapat diamalkan oleh jamaah dalam kehidupan sehari-hari.
H. Abdullah Hakim juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi atau istiqamah dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT. “Amalan yang dilakukan secara terus-menerus, meskipun sedikit, lebih dicintai Allah daripada amalan besar tetapi tidak berkelanjutan,” tuturnya.
Jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas tampak aktif menyimak penyuluhan dan mengikuti kegiatan hingga akhir acara. Suasana interaktif terlihat dari perhatian jamaah selama penyampaian materi, yang menunjukkan tingginya minat terhadap pembahasan keagamaan tersebut.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Barat dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan ini, jamaah semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, serta mempersiapkan kehidupan akhirat dengan sebaik-baiknya.

