Wujud Kepedulian, KUA Medan Polonia Dampingi dan Bantu Warga Terdampak Banjir

Medan (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Polonia, Syahpuddin, S.Ag, bersama para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Polonia, Nurasiah Harahap, M. Iqbal, Taufiq, M. Dahri Pohan, dan Wan Muhammad Fajar, menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Medan Polonia, Kamis (4/12/2025).

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Medan terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah banjir, setelah tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kota Medan beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah rumah warga tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Kepala KUA Medan Polonia, Syahpuddin menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para ASN Kemenag Kota Medan. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan warga pada masa pemulihan banjir.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami musibah banjir. Dana yang dihimpun UPZ adalah amanah, dan hari ini kami menyalurkannya kepada yang berhak dan membutuhkan” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Polonia, M. Iqbal, turut menyampaikan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi rumah-rumah warga. Ia menggambarkan bahwa kehadiran para penyuluh bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk memberikan dukungan moral agar masyarakat tetap kuat menghadapi ujian ini.


“Ketika melihat langsung kondisi warga yang rumahnya masih tergenang air, kami merasa terpanggil untuk hadir membantu. Bantuan ini bukan hanya sekadar paket sembako, tetapi juga bentuk kepedulian agar masyarakat tetap kuat menghadapi musibah ini. Semoga bantuan yang kami salurkan bisa meringankan beban mereka dan menumbuhkan kembali semangat, ujarnya.

Penyuluh lainnya, Nurasiah Harahap, menegaskan bahwa proses pendistribusian bantuan dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Ia memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun UPZ tersalurkan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Ia menyampaikan bahwa banjir ini menjadi ujian berat bagi banyak keluarga, sehingga kehadiran para penyuluh di lapangan merupakan bentuk kepedulian dan amanah yang harus ditunaikan.


“Kami ingin memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun UPZ tersalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Banjir ini menjadi ujian berat bagi banyak keluarga, dan kehadiran kami merupakan bagian dari tanggung jawab untuk mendampingi mereka. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menguatkan warga terdampak,” tutur Nurasiah.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala KUA bersama para penyuluh, yang turut membantu distribusi agar tepat sasaran. Warga penerima menyambut penuh syukur dan antusias atas kepedulian Kemenag Kota Medan.

Salah seorang warga di Kelurahan Sarirejo Paijo mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Rumah kami masih digenangi air, sehingga kebutuhan harian menjadi sulit. Terima kasih kepada UPZ Kemenag Kota Medan yang telah menyalurkan bantuannya, ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UPZ Kemenag Kota Medan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat fungsi zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan penanggulangan bencana, serta memastikan dana zakat benar-benar menjadi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *