Wujud Keprihatinan Mendalam, MTsN 1 Medan Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana

Medan (Humas) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Medan menunjukkan solidaritas dan kepedulian yang mendalam terhadap korban bencana banjir bandang yang melanda beberapa provinsi di Pulau Sumatra, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Rasa keprihatinan ini diwujudkan melalui kegiatan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama yang khusyuk, dilaksanakan di halaman depan madrasah pada hari Jum’at (12/12) pukul 07.30 WIB.

Kegiatan spiritual ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru MTsN 1 Medan. Pembacaan Yasin dan doa bersama ini tidak hanya didedikasikan bagi para korban bencana, tetapi juga sekaligus memanjatkan doa demi keselamatan dan kedamaian bangsa Indonesia.

Acara diawali dengan muhasabah atau instrospeksi diri yang dibawakan dengan penuh makna oleh guru Bahasa Arab, Dra. Hj. Rukiyah, M.A. Suasana hening penuh refleksi menyelimuti seluruh peserta sebelum memasuki agenda inti.

Usai muhasabah, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin dan dibimbing oleh guru Bahasa Arab lainnya, Drs. Sukihanuddin, M.A. Kekhusyukan semakin terasa saat pembacaan doa bersama dipimpin oleh guru agama, M. Daud, S.Pdi., memohon ampunan, rahmat, dan perlindungan Allah SWT untuk semua.

Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd., dalam sambutan dan bimbingannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi dari kebersamaan dan kepedulian keluarga besar madrasah terhadap sesama yang tertimpa musibah. “Kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kita terhadap korban bencana alam yang menimpa di beberapa provinsi,” ujar Syakhrim. “Semoga doa yang dipanjatkan hari ini diijabah oleh Allah SWT, semoga kita semua terhindar dari segala musibah yang tidak kita inginkan, dan semoga semua korban diberi kesabaran menghadapi musibah ini. Dan bagi yang wafat, semoga diterima Allah SWT segala amal ibadahnya dan ditempatkan di surga-Nya, aamiin,” tutup Syakhrim dengan harapan tulus.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan, Rusdian Effendi, S.Pd, M.Pd., menekankan manfaat positif kegiatan ini bagi para siswa. Menurutnya, kegiatan ini memiliki dampak besar, baik dari segi spiritual, mental, maupun sosial. “Dengan kegiatan ini, siswa diajak untuk tidak hanya bersimpati, tetapi berempati secara aktif. Dan doa ini menjadi bentuk nyata dari kepedulian yang dapat mereka berikan saat bantuan materi terbatas,” jelas Rusdian. Ia menambahkan bahwa fokus doa bersama ini juga untuk memohon ketabahan, kesabaran, dan kekuatan bagi para korban agar dapat bangkit kembali setelah kehilangan atau kerusakan yang terjadi.

Doa bersama ini menjadi pengingat bagi seluruh warga MTsN 1 Medan akan pentingnya saling tolong menolong, bersyukur atas nikmat keselamatan, dan menjadikan musibah sebagai pelajaran untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *