Safari Dakwah Ramadan, Kepala KUA Medan Sunggal Sambut Undangan MUI Kota Medan

Medan ( Humas) Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag, M.Pd.I, turut menyambut dengan antusias kegiatan Safari Dakwah Ramadan yang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan dilaksanakan di Masjid Al-Jihad, JL. Sunggal, No.129 Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.Sabtu (21/2/2026). Acara yang penuh berkah ini menjadi salah satu momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antara MUI dan masyarakat setempat. Safari Dakwah Ramadan di Masjid Al-Jihad kali ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, dengan penuh semangat mengikuti rangkaian kegiatan yang diadakan.

Kegiatan dimulai dari Ahmad Jaiz selaku moderator yang membuka acara dengan penuh semangat. Selanjutnya, Kata Sambutan oleh : H. Zulkarnain, S.Ag, M.Pd.I, selaku Ketua MUI Kecamatan Medan Sunggal, memberikan sambutan yang sangat berarti. Beliau mengungkapkan :

“Bahwa MUI selalu bersinergi dengan masyarakat dalam menciptakan berbagai kegiatan keagamaan yang membawa manfaat, terutama dalam bidang dakwah keumatan”, ujar Zulkarnain.

Salah satu tujuan utama dari safari dakwah ini adalah memperkenalkan pesan-pesan dakwah yang bisa mempererat persaudaraan sesama umat Islam dan mendalami makna Ramadhan.

Tidak hanya itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua BKM Masjid Al-Jihad, M. Yusriansyah, yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan MUI Kota Medan dan memilih Masjid Al-Jihad sebagai salah satu tempat pelaksanaan Safari Dakwah Ramadan. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam penyambutan dan penyelenggaraan acara, namun tetap berharap semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi umat Islam di Medan Sunggal.

Ceramah agama yang disampaikan oleh Prof.Dr. Watni Marpaung, M.A., turut menjadi puncak acara. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi. Beliau mengutip prinsip umat Islam yang disebut “umatan wasaton” atau umat pertengahan. Dalam perspektif Islam, umat haruslah menjadi contoh dalam kehidupan yang seimbang, tidak terlalu condong pada dunia maupun akhirat, namun menjaga keduanya agar tetap selaras. Ini adalah ajaran penting yang diharapkan bisa menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, khususnya di bulan Ramadan yang penuh rahmat.

“Islam mengajarkan keseimbangan antara dunia dan akhirat, tidak condong pada salah satu, tetapi menjadikan keduanya saling mendukung dalam kehidupan yang penuh berkah.” ujar Watni Marpaung dihadapan jamaah.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu tokoh agama, memohon agar Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan kepada umat Islam, serta diberikan hidayah dalam menjalani bulan Ramadan. Sebagai simbolisasi apresiasi terhadap partisipasi pengurus masjid dalam menyukseskan acara ini, diberikan cenderamata berupa kursi duduk untuk salat sebagai hadiah dari MUI Kota Medan kepada BKM Masjid Al-Jihad.

Untuk menutup rangkaian acara, dilakukan sesi foto bersama antara pengurus MUI, KUA Medan Sunggal, serta pengurus dan jamaah Masjid Al-Jihad. Acara ini tidak hanya menjadi wadah dakwah yang mencerahkan hati, namun juga mempererat hubungan antar umat Islam dalam rangka meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan.

Safari Dakwah Ramadan yang diadakan oleh MUI Kota Medan di Masjid Al-Jihad, Medan Sunggal, menunjukkan betapa pentingnya peran dakwah dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta membimbing umat untuk mencapai keseimbangan hidup antara dunia dan akhirat. Kegiatan ini tidak hanya memberi pencerahan spiritual, tetapi juga memperkokoh tali silaturahmi antara lembaga keagamaan dan masyarakat. Semoga kegiatan serupa terus dilaksanakan untuk memperkuat iman umat Islam di seluruh penjuru Medan.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *