Medan (Humas) – Dua siswa MTsN 2 Medan kembali mengharumkan nama madrasah dengan meraih prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-59 Kota Medan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kecamatan Medan Sunggal pada tanggal 11 hingga 18 April 2026.
Prestasi pertama diraih oleh M. Syafiq Arrifqi Lubis, siswa kelas IX-D, yang berhasil meraih Juara Harapan I pada cabang Hafalan Al-Qur’an Golongan 5 Juz dan Tilawah Putra. Sementara itu, Anindita Zhafira Risyana, siswi kelas VIII-G, juga berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara Harapan III pada cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Tilawah Anak-Anak Putri.
Ajang MTQ ke-59 Kota Medan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam mencintai, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an. Kegiatan ini diikuti oleh peserta terbaik dari berbagai kecamatan dan sekolah di Kota Medan, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat dan kompetitif.

Keberhasilan Syafiq dan Anindita menjadi bukti nyata bahwa siswa MTsN 2 Medan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan yang luar biasa dalam bidang keagamaan, khususnya tilawah dan hafalan Al-Qur’an.
Kepala MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Berampu, MA menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Beliau mengatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, bimbingan guru, serta dukungan penuh dari orang tua.
“Prestasi yang diraih Syafiq dan Anindita bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan, tetapi merupakan bukti bahwa Al-Qur’an benar-benar hidup di hati para siswa MTsN 2 Medan. Kami merasa bangga, karena di tengah tantangan zaman, masih lahir generasi muda yang mencintai kalamullah dengan sepenuh jiwa. Semoga capaian ini menjadi cahaya inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus melangkah dengan ilmu, akhlak, dan keberkahan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup,” ujarnya.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MTsN 2 Medan untuk terus semangat dalam belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik, khususnya dalam syiar Al-Qur’an. (SZ/FS)

