Medan (Humas) – Semangat meningkatkan kualitas keimanan dan memperkuat introspeksi diri terus digaungkan di tengah masyarakat. Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Ambri Sembiring, mengisi Kajian Subuh bersama jamaah Majelis Taklim Majelis Taklim Nurul Huda di Masjid Nurul Huda dengan tema “Muhasabah Akhir Tahun”, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selepas salat Subuh tersebut diikuti oleh jamaah dengan penuh khidmat. Melalui kajian yang disampaikan, jamaah diajak untuk melakukan evaluasi diri terhadap perjalanan ibadah, amal, dan kehidupan yang telah dijalani selama satu tahun terakhir sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada masa mendatang.
Dalam tausiyahnya, Ambri Sembiring menyampaikan bahwa muhasabah merupakan salah satu amalan penting yang dianjurkan dalam Islam. Dengan melakukan introspeksi diri, setiap muslim dapat mengetahui kekurangan yang perlu diperbaiki sekaligus mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
“Pergantian waktu hendaknya tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia, tetapi juga menjadi momentum bagi kita untuk mengevaluasi diri. Muhasabah akan membantu kita melihat sejauh mana kualitas ibadah, hubungan dengan sesama, dan ketaatan kita kepada Allah SWT,” ujar Ambri Sembiring.
Ia juga mengingatkan jamaah agar menjadikan setiap pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Menurutnya, perubahan ke arah yang lebih baik harus dimulai dari kesadaran diri dan komitmen untuk terus memperbaiki amal perbuatan.
Pada kesempatan tersebut, Ambri Sembiring mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum akhir tahun sebagai sarana memperkuat tekad dalam menjalankan kehidupan yang lebih bermakna dan bermanfaat bagi sesama.
“Jangan biarkan waktu berlalu tanpa meninggalkan kebaikan. Setiap hari adalah kesempatan untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga muhasabah yang kita lakukan hari ini menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih berkah dan penuh manfaat,” tuturnya.
Kajian Subuh ditutup dengan doa bersama serta harapan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kekuatan untuk istiqamah dalam beribadah, memperbaiki diri, dan menebarkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

