Medan (Humas) bertempat di Masjid Baitus Salihin yang terletak di JL.Karya Bakti Pangkalan Masyhur, Medan, Minggu (22/2/2026) diadakan pengajian rutin ba’da subuh. Penceramah dalam pengajian tersebut adalah Dr. Iqbal Habibie Siregar, MA, yang juga merupakan PLO KUA Medan Sunggal. Dalam kesempatan itu, beliau menyampaikan tausiyah mengenai konsep Tasawuf dalam Islam. Iqbal Habibi menegaskan bahwa tasawuf bukanlah sebuah ajaran baru dalam Islam, tetapi lebih kepada pembersihan jiwa dan penjernihan akhlak, yang menjadi inti ajaran spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Menurut Iqbal Habibi Tasawuf merupakan cabang ilmu yang berfokus pada penyucian hati dan pengembangan akhlak mulia.
“Tasawuf tidak hanya sekadar ritual atau amalan, tetapi lebih kepada transformasi batin yang mendalam” ujar Iqbal Habibi
Pembersihan jiwa melalui latihan spiritual yang terus menerus, seperti zikir, tafakkur (perenungan), dan muraqabah (pengawasan diri), adalah cara-cara yang digunakan untuk mencapai kedekatan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam tasawuf, setiap perbuatan, meski sekecil apapun, dimaksudkan untuk menyingkirkan sifat-sifat tercela dalam diri manusia, seperti sombong, iri, dan tamak.
Iqbal Habibi melanjutkan dengan mengutip sebuah hadis Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:
“Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk tubuh kalian, tetapi Dia melihat hati kalian.” (HR. Muslim).
Hadis ini menggambarkan betapa pentingnya kondisi hati dalam pandangan Allah. Oleh karena itu, dalam tasawuf, fokus utama adalah mengusahakan kebersihan batin, karena hanya dengan hati yang bersih, seseorang dapat mencapai kedekatan dengan Sang Pencipta.
Di akhir tausiyahnya, Iqbal Habibi menekankan bahwa tasawuf bukanlah jalan yang mudah, karena ia membutuhkan disiplin, keikhlasan, dan ketaatan yang mendalam kepada Allah. Namun, ketika seseorang dapat membersihkan hati dari segala sifat buruk dan mendekatkan diri kepada Allah, maka ia akan merasakan kedamaian dan ketenangan batin yang sejati. Inilah esensi dari tasawuf: perjalanan menuju kesucian jiwa dan kedekatan dengan Allah.
Tasawuf merupakan jalan spiritual yang mengajarkan umat Islam untuk menyucikan hati dan mendekatkan diri kepada Allah dengan cara yang mendalam dan ikhlas. Melalui tasawuf, seseorang diajak untuk memperbaiki akhlaknya, menjaga niat, dan selalu berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan Tuhan dan sesama. Sebagaimana yang disampaikan oleh Iqbal Habibie Siregar, tasawuf bukan hanya tentang ibadah yang tampak, tetapi lebih kepada perubahan jiwa yang lebih dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.(Paidi).

