Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Amplas, Dr. Syarto, menyampaikan tausiyah Ahad Subuh di Masjid Ar Rahman, Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas, Minggu (22/2/2026). Tausiyah yang dilaksanakan usai salat Subuh berjamaah tersebut mengangkat tema “Fikih Muamalah: Urgensinya di Samping Fikih Ibadah.”
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Ar Rahman serta jamaah dari warga sekitar yang mengikuti kajian dengan penuh perhatian. Pengajian ini merupakan bagian dari upaya pembinaan keagamaan untuk memperkuat pemahaman umat terhadap ajaran Islam secara menyeluruh.
Dalam pemaparannya, Dr. Syarto menjelaskan bahwa pemahaman agama tidak hanya terbatas pada aspek fikih ibadah seperti salat, puasa, dan zakat, tetapi juga mencakup fikih muamalah yang mengatur hubungan sosial, ekonomi, serta interaksi antarindividu dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, masih banyak umat Islam yang telah memahami tata cara ibadah dengan baik, namun belum sepenuhnya memperhatikan aspek muamalah, seperti kejujuran dalam transaksi, amanah dalam menjalankan tanggung jawab, serta keadilan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kesalehan ritual harus dibarengi dengan kesalehan sosial. Ibadah yang benar seharusnya melahirkan perilaku yang jujur, adil, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menambahkan bahwa fikih muamalah memiliki urgensi yang sangat besar dalam kehidupan modern, terutama di tengah kompleksitas persoalan ekonomi dan sosial. Pemahaman yang benar terhadap muamalah akan mencegah berbagai praktik yang merugikan, seperti kecurangan, manipulasi, maupun penyalahgunaan amanah.
Selain itu, ia mengajak jamaah untuk menjadikan setiap aktivitas duniawi sebagai bagian dari ibadah, selama dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Dengan demikian, keseimbangan antara ibadah mahdhah dan muamalah akan membentuk pribadi Muslim yang utuh dan berintegritas.
Pengurus BKM Ar Rahman menyampaikan apresiasi atas materi tausiyah yang dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Mereka berharap pesan-pesan yang disampaikan dapat meningkatkan kesadaran jamaah untuk mengamalkan ajaran Islam secara menyeluruh, tidak hanya dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam interaksi sosial.
Kegiatan kajian Subuh tersebut ditutup dengan doa bersama, dengan harapan jamaah dapat terus meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat integritas, kejujuran, dan etika dalam kehidupan bermasyarakat.

