Bimas Katolik Berpartisipasi dalam FGD Konsultasi Sinode Diosesan VII Keuskupan Agung Medan

Medan (Humas) Bimas Katolik Provinsi Sumatera Utara Marihuttua Pasaribu, S.Ag., M.Si., beserta perangkatnya, Bimas Katolik Provinsi Aceh Baron Ferryson Pandiangan, S.Ag., M.Th., beserta perangkatnya, serta Penyelenggara Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan Dr. Pinta Omastri Pandiangan, S.Sos., MSP., beserta perangkatnya menghadiri kegiatan Fokus Group Diskusi (FGD) Konsultasi Sinode Diosesan VII Keuskupan Agung Medan yang dilaksanakan pada Jumat (06/03/2026) di Catholic Center, Jl. Mataram No.21, Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian proses konsultasi dalam perjalanan Sinode Diosesan VII Keuskupan Agung Medan. Pertemuan tersebut dilaksanakan atas undangan Ketua Sekretariat Sinode, Pastor Serafin Dany Sanusi, OSC., yang mengajak Bimas Katolik Kementerian Agama untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam forum konsultasi tersebut sebagai mitra dalam pelayanan umat.

Pembimas Katolik Provinsi Sumatera Utara, Marihuttua Pasaribu, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa forum konsultasi seperti ini menjadi ruang yang baik untuk memperkuat sinergi antara Bimas Katolik dan Gereja dalam pelayanan kepada umat. “Forum seperti ini menjadi kesempatan yang baik untuk saling berbagi pandangan dan pengalaman pelayanan, sehingga sinergi antara Gereja dan Bimas Katolik dapat semakin kuat dalam mendampingi umat,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Pembimas Katolik Provinsi Aceh, Baron Ferryson Pandiangan, S.Ag., M.Th., yang menilai bahwa konsultasi sinode menjadi wadah partisipasi bersama dalam merumuskan arah pelayanan Gereja ke depan. “Melalui konsultasi ini kita dapat memberikan masukan dan perspektif yang membangun, sehingga pelayanan Gereja dapat semakin relevan dengan tantangan zaman serta kebutuhan umat,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Penyelenggara Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, S.Sos., MSP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Bimas Katolik untuk terlibat dalam proses konsultasi sinode tersebut. “Kami berharap konsultasi Sinode Diosesan VII Keuskupan Agung Medan ini dapat berjalan dengan lancar dan semakin sukses. Terima kasih atas undangan yang diberikan kepada kami, semoga Gereja Keuskupan Agung Medan dan Bimas Katolik dapat terus saling bekerja sama dalam pelayanan umat,” ujar Pinta.

Kegiatan konsultasi sinode ini dipimpin oleh Pastor Paulus Halek Bere, SSCC. Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi para peserta yang hadir dalam forum konsultasi ini. “Kami berterima kasih atas kehadiran dan keterlibatan Bimas Katolik dalam proses konsultasi sinode ini. Masukan dan pengalaman pelayanan yang dibagikan menjadi bagian penting dalam perjalanan bersama Gereja,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas dua fokus utama, yakni relasi dengan Keuskupan Agung Medan serta pengembangan pelayanan di era digital, termasuk pemanfaatan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan tata kelola pelayanan. Para peserta tampak antusias berdiskusi dan berbagi gagasan demi terwujudnya pelayanan Gereja yang semakin terbuka, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *